Petani Curhat, Apri-Damasri Bangun Rumah Kompos

0
134
WAKIL Bupati Bintan H Dalmasri Syam mengecek traktor milik petani, di sela temu petani, Minggu kemarin. f-istimewa
Bupati Bintan H Apri Sujadi dan Wakil Bupati H Dalmasri Syam (Apri-Dalmasri), menampung aspirasi lebih dari seribu petani Bintan, Minggu (31/3) pagi kemarin. Dari curahan hati (curhat) petani tersebut, Apri-Dalmasri akan membangun rumah kompos.

BINTAN – WAKIL Bupati Bintan H Dalmasri Syam saat membuka temu petani Bintan tersebut menyampaikan, para petani harus menjaga persaudaraan, dan kerukunan antarpetani harus dijaga. Baik dari unsur KTNA, HKTI maupun Kelompok Wanita Tani (KWT) di Kabupaten Bintan.

”Karena, kita ini keluarga besar petani. Apa pun yang dikeluhkan di lapangan, sampaikan kepada kami, selaku pemerintah daerah,” kata H Dalmasri Syam, di sela temu petani di Pantai Dugong, Trikora 4, Km 52 Desa Malang rapat, Gunung Kijang.

Usai pertemuan, H Dalmasri Syam menyampaikan, cukup beragam aspirasi yang disampaikan para petani. Terutama ketersediaan pupuk bersubsidi, yang sangat minim jumlahnya dibandingkan dengan kebutuhan para petani. Sementara, kuota pupuk bersubsidi itu didistribusikan oleh Pemprov Kepri.

”Penyediaan pupuk bersubsidi ini menjadi catatan penting bagi kita. Selain itu, bahan bakar untuk operasional usahatani juga dikeluhkan. Belum lagi harga benih untuk usahatani yang semakin mahal,” jelas H Dalmasri Syam.

”Kita akan bicarakan dengan Pak Bupati, sudah selayaknya kita cari investor atau membangun rumah kompos sendiri,” sambung H Dalmasri Syam.

Pada kesempatan lain, Bupati Bintan H Apri Sujadi saat berdialog bersama para petani mengatakan, Pemkab Bintan selalu berkoordinasi intens ke Pemprov Kepri. Namun, alokasi pupuk bersubsidi dari Pemrov Kepri untuk petani Bintan, sangat jauh berkurang.

”Ke depannya, kita harus mandiri, karena alokasi pupuk bersubsidi yang diberikan kepada petani di Bintan, selalu berkurang dari tahun ke tahun. Namun, kita menegaskan agar seluruh petani kita dapat bersatu, dan menyiasati hal tersebut. Kita ingin bangun rumah kompos untuk para petani, agar lebih mandiri,” kata H Apri Sujadi.

Bupati meminta agar pertemuan tersebut, bisa dimanfaatkan bagi petani untuk lebih meningkatkan pengetahuan dan kemampuannya, guna pembenahan kelembagaan petani dalam menyukseskan pembangunan pertanian, yang berdaya saing dan berkelanjutan.

”Penguatan kelembagaan bagi kelompok petani itu sangat penting, Bila seluruh petani kompak, maka seluruh petani bisa maju dan berkembang,” sambung H Apri Sujadi. (YUSFREYENDI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here