Petani Karet Minta Pendalaman Parit

0
164
PARIT yang dibuka untuk mencegah banjir di kebun milik warga di daerah Parit Jelutung, Kampung Baru, Desa Tanjung Batu Kecil, Buru, Karimun. F-ISTIMEWA

KARIMUN – Petani karet di Kampung Baru Parit Jelutung, Desa Tanjung Batu Kecil, Buru, Karimun meminta Pemerintah Kabupaten Karimun melakukan pendalaman parit dan pembuatan parit baru di area perkebunan milik masyarakat.

”Aspirasi petani karet Kampung Baru Parit Jelutung, Desa Tanjung Batu Kecil saat ini bertahap sedang dilaksanakan. Artinya, telah direalisasikan sebagaimana permintaan masyarakat ketika bertemu beberapa waktu lalu,” kata Anggota Komisi III DPRD Karimun, Ady Hermawan, Rabu (11/7).

Petani meminta pendalaman aliran parit, guna mencegah terjadinya banjir di kebun. Saat musim hujan dan air laut pasang, selama ini kebun kerap banjir. Akibatnya, pemilik kebun harus menunggu sampai air surut untuk dapat bercocok tanam dan mengelola lahan karet.
Jika banjir, petani kesulitan melakukan aktivitas di kebun karena pohon karet setinggi 1 meter digenangi air. Sehingga, menyulitkan melakukan menggores karet.

Sebelumnya, usulan pendalaman aliran air di perkebunan telah berkali kali diajukan ke pemerintah. ”Melalui Musrenbang kecamatan dan kabupaten, tapi tidak kunjung terealisasi. Sehingga, mereka menyampaikan saat reses DPRD Karimun asal daerah pemilihan Karimun-Buru. Beberapa waktu lalu,” tambah Ady Hermawan.

Petani berharap, selain ada pendalaman aliran air diperkebunan. pemerintah membangun jalan menuju perkebunan. Untuk memudahkan mengeluarkan hasil pertanian dan dibantu pengadaan bibit unggul karet. (yon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here