Petinggi Kampus Jangan Rakus Jabatan

0
914
FOTO BERSAMA: Menpan RB Asman Abnur, Gubernur Kepri H Nurdin Basirun foto bersama dengan civitas akademi Kampus STAI Sultan Abdurahman Bintan usai memberi kuliah umum, Jumat (29/9). f-istimewa/humas pemprov kepri

Menpan RB Kunjungi Kampus STAI Sar Bintan

BINTAN – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenpanRB) Asman Abnur mengimbau pejabat di lingkungan Perguruan Tinggi (PT) negeri maupun swasta tidak boleh berebut atau rakus jabatan. Karena itu akan berdampak terhadap tumbuh dan kembangnya lembaga yang mereka bangun.

”Semangat untuk menegerikan itu harus dibangun sama-sama, tapi jangan sampai, setelah di negerikan lantas berebut jabatan,” tegas Asman Abnur saat mengisi kuliah umum di Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurahman Kepri, Jumat (29/9).

Asman lantas mengingatkan, membangun perguruan tinggi yang besar dan berdaya saing butuh kebersamaan dengan didukung Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni. ”Kemajuan institusi itu tergantung kekompakan dan tidak harus rebutan jabatan. Serahkan kepada ahlinya, enggak harus misalnya kita jadi direktur, dekan atau rektor. Kalau perlu cari orang yang pandai, yang bisa mengembangkan ke depan,” tegas Asman.

Baca Juga :  Kemenhut Sulap Hutan Jadi Objek Wisata

Lebih tegas Asman menyampaikan, bahwa pendidikan saat ini sangat dinamis. Sekarang ini, lewat perkembangan ilmu teknologi, dosen dan mahasiswa tidak perlu lagi harus tatap muka. Si mahasiswanya sudah langsung bisa mengakses materi pelajaran, tanggal dan daftar mata kuliah lewat media elektronik. ”Istilah ini namanya e-learning,” sarannya.

Sebagai putra asli Kijang, Kepulauan Riau, Asman bertekad akan menciptakan para dosen serta petinggi perguruan tinggi yang berdaya saing dengan menjamin kesejahteraan sebagaimana yang dilakukan pejabat lainnya yang sudah menyandang status sebagai pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Baca Juga :  5 Mei, Sidang Serentak Penetapan Ramadan

”Khusus perguruan tinggi Islam di Kepri ini, saya berjanji turut sama-sama berjuang. Kita harus menciptakan perguruan tertinggal ini paling modern, maju dan terdepan,” janjinya.

Bahkan tidak hanya itu, ia berharap dukungan Gubernur dan Pemkab Bintan untuk mendukung perluasan lahan terhadap STAIN Sultan Abdurahman ini, sekiranya 50 hektare.
Supaya ke depan sekolah tinggi berbasis Islam di Kepri ini, mampu bersaing secara nasional maupun internasional. ”Saya minta pak gubernur, pak Wabup, bapak anggota dewan RI, sahabat saya Hardi Hood untuk sama-sama mendorong impian ini,” tegas Asman.

Baca Juga :  Ekonomi Kepri Membaik di 5,48 Persen

”Kalau sudah 50 hektare lahannya, bukan tidak mungkin kampus ini akan berdaya saing tinggi. Mahasiswanya tidak hanya dari Bintan, Karimun, melainkan dari Malaysia, Vietnam, Filipina, Singapura dan mendunia,” timpal Asman demikian. (ais)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here