Petir Ancaman Tertinggi Pemadaman

0
486
Irwansyah Putra

TANJUNGPINANG – Sebelum Ramadan PLN janji tidak ada pemadaman selama bulan puasa. Buktinya, pemadaman listrik terus terjadi. Bahkan, saat buka puasa juga sering lampu padam. Kali ini, pihak PLN kembali menyebut mereka menjamin tidak ada pemadaman saat lebaran. Namun, jaminan seperti apa yang dimaksud tidak disebutkan, karena selama ini pemadaman tetap terjadi dan tidak ada kompensasi sebagai jaminan yang dijanjikan. General Manager PLN Wilayah Riau-Kepri (WRKR), Irwansyah Putra menyebutkan, pemadaman yang beberapa kali terjadi selama puasa itu akibat jaringan tegangan tinggi 150 kV Batam-Bintan masih rentan dengan gangguan petir. Petir itu menyambar.

”Petirnya menyambar SUTT (Saluran Udara Tegangan Tinggi),” kata General Manager PLN Wilayah Riau-Kepri (WRKR), Irwansyah Putra disela-sela buka puasa bersama dengan PLN Tanjungpinang, Senin (19/6) di kantor PLN Tanjungpinang. Irwansyah menyebutkan, untuk kondisi pasokan daya listrik khususnya untuk Pulau Bintan sudah aman sejak Agustus 2016.

Listrik di pulau Bintan hampir 75 persen dipasok dari Batam sehingga kebutuhan listrik di Pulau Bintan terus membaik.  Sementara itu, Dwi Suryo Abdullah, Manajer SDM dan Pelayanan PLN Riau-Kepri, menambahkan, saat ini beban puncak listrik di Pulau Bintan sudah mencapai 75 Wegawaat. Secara umum, daya sudah berlebih dan tidak ada lagi pemadaman disebabkan kekurangan daya.

”Daya listrik di Batam berlimpah, tak mungkin ada pemadaman yang disebabkan daya defisit,” tegasnya. Kata dia, di Pulau Bintan masih sering ada padam listrik itu bukan karena kekurangan daya. Pemadaman yang terjadi murni karena jaringan milik PLN dan cuaca.

”Kita terus membenahi jaringan tegangan tinggi 150 kV Batam-Bintan masih rentan dengan gangguan petir yang menyambar SUTT. Selama ini yang menyebabkan sering terjadi pemadaman,” tegasnya. Tapi menjelang lebaran ini tidak ada perbaikan jaringan. Ditegaskan Dwi, pasokan daya listrik dari Batam-Pulau Bintan tetap normal saat ini meskipun di listrik di Batam sedang berjuang untuk menaikkan tarif listrik. Bright PLN Batam tak mungkin menyetop suplai daya ke Pulau Bintan, hanya gara-gara tuntutan untuk menaikkan tarif listrik belum mendapatkan persetujuan dari pelanggan.

”PLN Batam profesional. Tak mungkin mau menghentikan suplai listrik ke Pulau Bintan,” tegasnya. Ia juga menjelaskan, saat ini jumlah daftar tunggu sudah berkurang. Dan, bila masih ada warga belum menikmati listrik, ada beberapa penyebabnya. Salah satunya, bisa saja kawasan tersebut jauh dari jaringan PLN. Ada warga berada di kawasan yang tidak layak dialiri listrik.

”Permintaan pemasangan listrik baru terus meningkat,” tegasnya. Dalam safari Ramadan GM PLN Wilayah Riau-Kepri, memuliakan duafa, anak yatim dan guru ngaji dengan memberikan paket bingkisan Idul Fitri kepada  225 anak yatim, 665 duafa dan 100 guru ngaji untuk daerah di Bintan, Natuna, Anambas, Dabo Singkep, Tanjung Batu dan Karimun.

M Irwansyah Putra mengucapkan terima kasih dan rasa bangga kepada masyarakat yang telah menjaga aset PLN di Pulau Bintan. Ia juga mengucapkan banyak terima kasih kepada Camat Tanjunginang Barat, Irwan yang telah mendukung program listrik Pra bayar. Camat Tanjungpinang Barat, Irwan menjelaskan selama tahun 2017 PLN telah menunjukkan kinerja yang lebih baik dibanding tahun sebelumnya. Karena, listrik di Tanjungpinang mulai normal meskipun sekali-kali sering padam dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Namun, tidak lagi defisit daya. (bas) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here