Petugas Kebersihan Minta Kenaikan Gaji

0
284
petugas kebersihan sedang berupaya mengurangi sampah Pelantar Laut Jaya belum lama ini. f-dok/tanjungpinang pos
Petugas kebersihan meminta kenaikan upah. Mereka berharap Pemko Tanjungpinang terus memberikan perhatian dan bisa mempertimbangkan harapan dia.

TANJUNGPINANG – Kini ada 160 pasukan oranye atau pasukan kebersihan di Tanjungpinang yang bekerja di berbagai titik ditentukan. Upah yang diberikan senilai Rp1,3 juta per bulan masih jauh dari UMK Rp2,7 juta.

Hal ini disampaikan saat berbincang salah satu petugas kebersihan dengan Tanjungpinang Pos, belum lama ini.

Bahkan juga menyampaikan secara langsung kepada walikota dan wakil walikota pertemuan beberapa waktu lalu.

Salah satu petugas kebersihan yang enggan namanya disebutkan, berharap bahwa upah mereka bisa lebih baik lagi.

”Saya berharap upah kami bisa dinaikkan dari yang sekarang. Minimal Rp1,5 juta menambah biaya kehidupan,” tuturnya. Menurutnya, gaji sekarang sudah lebih layak, namun jika dipertimbangkan bisa naik lagi.

”Gaji belum sesuai UMK, kalau bisa terus meningkat demi kesejahtraan keluarga,” ucapnya.

Menurutnya, setiap tahun Tanjungpinang meraih Adipura, sehingga wajar mendapatkan apresiasi melalui kenaikan upah. H Syahrul mengerti keinginan yang disampaikan para petugas kebersihan. Meski demikian, ia meminta bersabar karena harus melihat kemampuan keuangan daerah.

Ia meminta para petugas kebersihan sekarang bersabar dan beryukur dengan apa yang diterima. Menurutnya, angka itu memang masih kecil namun sudah lebih baik dibandingkan beberapa tahun lalu hanya Rp900 ribu per bulan.

”Dulu lebih kecil lagi namun saya berharap Bapak-Ibu tetap semangat bekerja. Bila memungkinkan tentu akan dipertimbangkan upah naik,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Perkim Tanjungpinang, Amrialis menyampaikan beberapa hal yang perlu diperhatikan Pemko Tanjungpinang, agar menciptakan Tanjungpinang menjadi lebih bersih. Menurutnya, masih banyak yang perlu dibenahi dan ditambah. Mulai dari sarana-prasarana maupun SDM yang meng-cover seluruh kebersihan di Tanjungpinang. Amrialis menuturkan, beberapa alat di TPA kini sudah sering rusak, perlu peremajaan.

Selain itu, terkait penambahan SDM diantaranya untuk beberapa bidang perlu ditambah.Misalnya penjaga TPU yang mereka miliki baru 20 orang.

Padahal jumlah makam di tengah masyakat kini 51 titik yang tersebar di Tanjungpinang.Ia pun berharap ada perhatian dari mitra kerja esekutif, yaitu anggota DPRD Tanjungpinang memperjuangkan berbagai hal yang diperlukan. Termasuk alokasi anggaran penerangan jalan umum, pertamanan dan kebesihan.

”Soal permintaan kenaikan upah dari teman-teman di pasukan kebersihan, ya kita pelajar ini dan mudahan PAD kita meningkat supaya bisa menambah gaji mereka,” katanya, kemarin.

Ia berharap agar tim kebersihan tetap bekerja dengan maksimal agar Tanjungpinang tetap bersih. (DESI-ABAS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here