PGN dan Krakatau Steel MoU Kembangkan Energi

0
357
Dirut PGN Gigih Prakoso dan Dirut PT Krakatau Steel, Silmy Karim, Kamis (20/6) saat menandatangani MoU. F-Istimewa

JAKARTA – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) dan PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (PTKS), sepakat memulai kerja sama melalui penandatanganan MoU. Memperkuat di bidang pengelolaan dan pengembangan bisnis energi.‎

Penandatanganan MoU dilakukan, Kamis (20/6) di Kantor Kementerian BUMN. Dilakukan oleh Direktur Utama PGN Gigih Prakoso dan Direktur Utama PTKS Silmy Karim. Disaksikan Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media Kementerian BUMN, Fajar Harry Sampurno.‎

“Siapa yang tak kenal KS dan PGN, keduanya merupakan pemain utama dalam sektor industri berat dan sektor energi. Kerja sama keduanya, tentu akan membawa keuntungan baik dari sisi efisiensi ataupun peluang bisnis lainnya,” ujar Gigih.

Baca Juga :  Musrenbang Kelurahan Gunakan E-Planning

Menurut Gigih, kedua perusahaan mempunyai kompetensi andal dalam bidang masing-masing. Keduanya memperkuat kerja sama, maka akan terdapat saling tukar benefit.‎

“Perusahaan berkomitmen membangun kemitraan strategis jangka panjang. Memanfaatkan kompetensi masing-masing. Terlebih lagi, kerja sama ini seturut dengan visi membangun negeri yang diusung pemerintah melalui BUMN,” tuturnya.

Disampaikan, MoU itu berisikan pengembangan bisnis saling menguntungkan dengan ruang lingkup terutama kerja sama pengembangan dan pengelolaan gas bumi di lingkungan KS Group. Keduanya juga bersedia melakukan kerja sama dalam pengelolaan bisnis kelistrikan melalui anak usaha, serta kerjasama potensial lainnya.

“Itu semua kerja sama yang prioritas di antara kedua perusahaan, namun di luar tersebut, keduanya masih terbuka untuk kerja sama yang memberikan benefit kepada masing-masing pihak,” tukas Gigih.

Baca Juga :  Batam Belum Jadi Lokomotif untuk Sumatera

Di sisi lain, PTKS yang merupakan produsen baja dan produk seejenisnya, membutuhkan layanan energi yang aman dan efisien. Untuk itu, jelas Gigih, PGN berkomitmen menopang visi ke depan PTKS.

“Salah satu tanggung jawab PGN selaku sub holding gas, membantu memajukan perekonomian nasional dengan cara memberikan nilai lebih kepada sektor industri nasional,” beber dia.

Direktur Utama KS, Silmy Karim mengungkapkan, saat ini PTKS terus melakukan pengembangan kapasitas produksi baja. Tahun 2025 nanti, kapasitas produksi baja di kawasan industri Krakatau Steel akan meningkat hingga 10 juta ton per tahun. Untuk itu, tidak hanya bidang energi yang dapat dikerjasamakan, tapi termasuk bidang logistik, air industri, pengembangan kawasan dan infrastruktur lainnya.

Baca Juga :  127 KK Warga Sei Binti Dapat Kaveling

“Dari kerja sama ini, PTKS akan memperoleh peningkatan daya saing melalui efisiensi biaya produksi dengan pasokan gas yang kompetitif. Selain itu, PTKS diharapkan memperoleh tambahan pendapatan melalui kerjasama pengelolaan bisnis gas bumi,” harap dia. (mbb)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here