PGN Dukung Daya Saing Kawasan Industri

0
36
Pengelasan pipa induk untuk saluran pipa gas. Gas tersebut nanti tersabung ke rumah warga di Batam. f-martua/tanjungpinang pos

BATAM – PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk bersama BUMN menyiapkan langkah untuk pemasangan gas bumi untuk warga, terutama di peruma han. Mereka menyiapkan kerjasama itu terkait pemasangan jaringan gas (Jargas) pada fasilitas Transit Oriented Development (TOD). Kerjasama itu juga untuk penggunaan ataupun pemasangan Jargas pada fasilitas lainnya.

Direktur Utama PGN, Gigih Prakoso menandatangani kerjasama dengan PT Hutama Karya (Persero) Tbk, PT Waskita Karya (Persero) Tbk, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT Adhi Karya (Persero) Tbk dan Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk, serta BUMN Konstruksi lainnya.

”Nota kesepahaman kerjasama ini menunjukkan sinergi BUMN yang kian kuat, masing-masing BUMN mempunyai kemampuan dan produk atau jasa yang berguna bagi BUMN lainnya,” ungkap Gigih.

MoU dimaksudkan sebagai pedoman perencanaan dan persiapan pelaksanaan kerja sama dalam rangka menciptakan kemitraan dan sinergi bisnis yang saling menguntungkan. Masing-masing pihak akan memberikan dukungan dan kontribusinya sesuai dengan keahlian, kemampuan dan kewenangan yang dimiliki.

”Pada pelaksanaan kerjasama yang nanti disusun dalam perjanjian, bisa dilakukan oleh anak usaha,” tegas Gigih.

Sejauh ini, hampir seluruh BUMN Karya tengah menggarap proyek hunian berbasis TOD. Semisal, PT Adhi Karya (Persero) Tbk masih melakukan pengerjaan penyelesaian LRT City, PT Waskita Karya (Persero) Tbk tengah membidik pengembangan TOD.

Gigih menilai sejalan dengan konsep kemajuan teknologi transportasi yang dipadukan bersama kualitas hunian, penggunaan gas bagi kebutuhan kehidupan cukup menjanjikan untuk masa depan.

”Penggunaan gas lebih ramah lingkungan,” katanya.

Selain itu, PGN juga membuka pintu kerjasama seluas-luasnya bagi pengembang properti dan proyek infrastruktur lainnya. Sebab, untuk proyek hunian skala rumah tangga, Jargas PGN mampu memberikan banyak manfaat.

”Harga lebih murah, pasokan lebih stabil. Belum lagi mengingat gas PGN merupakan pemanfaatan kekayaan alam Indonesia, jadi ada nilai kemandirian bagi bangsa kita,” tukasnya.

Disisi lain, PGN menegaskan komitmen untuk memajukan industri nasional seiring dengan pengembangan kawasan industri yang kian massif. Kehadiran kawasan industri merupakan salah satu syarat untuk mendongkrak kinerja perekonomian nasional.

”Setidaknya, kehadiran kawasan industri yang bisa mengembangkan potensi lokal serta keunggulan komoditas di daerah,” harap Direktur Keuangan PGN, Said Reza Pahlevi.

Sejalan dengan hal itu, PGN pun ikut ambil peran menyukseskan kinerja kawasan industri. Selain berkomitmen menopang kebutuhan energi kawasan industri dengan pasokan gas yang stabil, PGN juga menjanjikan adanya nilai lebih penggunaan gas.

Salah satu pelanggan yang mengaku mendapatkan banyak benefit dari penggunaan gas yaitu PT Tomoe Valve Batam yang bergerak di bidang industri katup atau valve. (mbb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here