Pilwako Sepi Peminat Calon Independen

0
153
SERAHKAN SIPOL: Zulkifili Riawan saat menerima Sipol, belum lama ini. F-istimewa

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tanjungpinang resmi membuka penyerahan syarat dukungan bakal pasangan calon dari unsur perorangan atau independen untuk Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang 2018.

TANJUNGPINANG – Komisioner KPU Tanjungpinang, Zulkifli Irawan mengatakan, tahapan penyerahan syarat dukungan pasangan calon perseorangan atau independen ini berlangsung lima hari yaitu mulai Sabtu 25 hingga 29 November 2017 setiap jam kerja mulai dari pukul 08.00 sampai 16.00 WIB.

Tapi khusus hari terakhir, KPU akan menerima berkas pencalonan perseorangan sampai pada pukul 24.00 WIB. Sampai Minggu (26/11), belum ada tim maupun bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang yang telah menyerahkan syarat dukungan ke KPU Tanjungpinang.

”Belum ada bakal calon Wako dan Wawako jalur perorangan menyerahkan dukungan ke KPU Tanjungpinang,” bebernya, kemarin.

Kata dia, bagi pasangan independen yang ingin maju, maka salah satu syarat penting yang harus disiapkan adalah daftar dukungan masyarakat sebanyak 14.621 orang.

Jumlah ini sesuai dengan aturan KPU harus mengumpulkan 10 persen dari Daftar Pemilu Tetap (DPT) Pilkada terakhir. Di Tanjungpinang, Pilkada terakhir yang diikuti masyarakat adalah Pilwagub Kepri tahun 2015. Saat itu, DPT Tanjungpinang sekitar 146.210 orang.

Jadi wajib mengumpulkan minimal 10 persennya atau sekitar 14.621 orang dalam bentuk foto kopi KTP-elektronik atau surat keterangan (suket) yang dikeluarkan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Tanjungpinang.

Formulir ini disusun perorangan atau kolektif per desa atau per kelurahan. Dan nama-nama dukungan diketik dalam format excel.

Sedangkan pendaftaran ke KPU tetap bersamaan dengan kandidat yang diusung partai politik (parpol), tanggal 8-10 Januarti 2018 mendatang.

Sebelumnya, bursa kandidat calon Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang mulai diramaikan dengan munculnya bakal calon (balon) dari jalur independen pada pemilihan walikota (pilwako) Tanjungpinang 2018 mendatang.

Calon Walikota (cawako) dan Wakil Walikota Tanjungpinang yang saat ini sudah siap maju lewat jalur independen itu adalah H. Edi Safrani yang berpasangan dengan Umar Usman. Edi Safrani yang saat ini masih mengabdi di Aparatur Sipil Negara (ASN) menjabat sebagai Kasubag Evaluasi Biro Kesra Provinsi Kepri siap maju dalam pertarungan Pilwako 2018 mendatang.

Namun, tiga hari pendaftaran penyerahan syarat dukungan belum ada tanda-tanda Edi-Umar menyerahkan penyerahan syarat dukungan ke KPU Tanjungpinang.

Pengamat Politik Provinsi Kepri Endi Maulidi mengatakan paslon Edi Safrani-Umar Usman, diminta serius maju di pilkada Tanjungpinang. ”Saya pernah bertanya lagnsung kepada Pak Edi Safrani, mereka bilang sudah mencapai 16 ribu dukungan dari masyarakat terkumpul melalui KTP,” bebernya.

Mantan Ketua PKB Provinsi Kepri ini melihat bila paslon independen serius, peluang menang cukup terbuka. ”16 ribu dukungan, katanya sudah terkumpul, 16 ribu itu di pelihara dan ditambah dukungan lagi saat pencoblosan bisa-bisa menang,” bebernya.

Kata dia, masyrakat menunggu adanya paslon Wako dan Wawako dari jalur independen. Ia berharap pasangan Edi-Umar benar-benar maju di pilkada mendatang. ”Kita harapkan balon perorangan jangan jadi boneka-bonekaan, tapi harus betul-betul serius untuk menang,” bebernya.(ABAS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here