Pindah Sekolah, Bawa Meja dan Kursi Sendiri

0
1046

LINGGA – MINIMNYA jumlah meja dan kursi untuk belajar, pihak Sekolah SMP Negeri 1 Lingga mengeluarkan kebijakan agar siswa pindahan membawa kursi sendiri. Dengan alasan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) belum cair. Hal itu disampaikan salah satu orangtua siswa yang pindah ke SMP Negeri 1 Lingga, Senin (24/7). ”Saya terkejut saat mendaftarkan anak saya ke SMPN 1 Lingga, yang pindah dari SMPN di Kecamatan Singkep Barat. Dengan alasan dan BOS belum cair, dan kepala sekolah meminta agar menyiapkan kursi dan meja jika ingin bersekolah,” ujar ujar orangtua siswa yang mengaku bernama Sumi, kemarin.

Baca Juga :  PLN Daik Belum Selesaikan Rumah Panel

Dengan kondisi kekurangan kursi dan meja, pihak sekolah juga memfasilitasi untuk pembelian meja dan kursi seharga Rp 420 ribu. Jika dana BOS telah dicairkan, maka pihak sekolah akan mengembalikan uang orangtua siswa yang membeli kursi dan meja. ”Sangat tidak masuk akal, selain mendapatkan dana BOS setiap sekolah diberikan anggaran rutin sekolah oleh pemerintah daerah setempat. Anggaran rutin ini dapat dipakai untuk perbaikan fasilitas sekokah yang dibutuhkan untuk proses belajar mengajar,” ucapnya.

Ia menyebutkan, selain dirinya masih ada beberapa orang tua siswa pindahan yang diminta untuk menyiapkan meja dan kursi sendiri. ”Ini harusnya menjadi perhatian Dinas Pendidikan Lingga. Saat perekonomian masyarakat sedang sulit, ada pihak yang ingin mendapatkan keuntungan sendiri,” ungkapnya.

Baca Juga :  Disnaker Minta Bangun BLK

Terkait hal ini, Kepala SMPN 1 Lingga Kadari meluruskan, pihak sekolah tidak meminta orang tua siswa untuk memberikan meja dan kursi ke sekolah. Menurutnya, kondisi yang sebenarnya saat ini sekolah yang dipimpinnya memang kekurangan meja dan kursi untuk belajar siswa. Namun, melalui anggaran BOS pihaknya telah menambah 50 set meja dan kursi untuk memenuhi kekurangan. ”Kebetulan saat siswa mendaftar, pengrajin yang mengerjakan meja dan kursi belum menyiapkan pesanan untuk kebutuhan belajar siswa. Akhirnya, sekolah meminjam meja dan kursi dari SMAN 1 Daik,” kata Kadari.

Baca Juga :  Pelaksanaan FGD Disejalankan Dengan HUT Kabupaten

Peminjaman meja dan kursi tentunya sesuai kebutuhan di sekolah. Ia menyebutkan, sekolah juga tidak memperkirakan masuknya siswa pindahan. ”Saya hanya meminta bantu, agar proses belajar mengajar siswa yang bersangkutan tidak terganggu. Setelah BOS dapat dicarikan nanti uang yang diberikan oragtua siswa akan dikembalikan,” kata Kadari.(TENGKU IRWANSAYH)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here