Pindahkan Meteran Listrik Bayar Sejuta

0
3455
METERAN: Seorang reporter mengabadikan foto meteran listrik yang dipasang di pohon kelapa. F-jendaras/tanjungpinang pos

BINTAN – SEJUMLAH meteran listrik PLN yang seharusnya berada di rumah pelanggan, justru banyak yang dipasang di pohon kelapa dan tiang kayu. Seperti yang dialami warga di Dusun 1 Desa Pengujan, Kecamatan Teluk Bintan.

Boy, seorang anggota BPD Pengujan mengatakan, meteran yang dipasang di pohon kelapa ini mengundang kekhawatiran warga akan bahaya listrik, terutama saat hujan. Pemasangan meteran yang tidak layak ini terjadi setelah pemindahan rumah pelanggan, yang berjarak hanya beberapa meter saja dari rumah sebelumnya.

”Mereka tak mampu membayar uang pindah meteran tersebut. Infonya ada biayanya kalau mau dipasang ke rumah kembali, sekitar Rp 1 juta lah. Jadi warga yang tidak ada biaya hanya pasrah,” sebutnya.

Akibatnya, kabel listrik menjadi tidak tertata dengan baik dan aman. Bahkan posisinya di pohon juga rawan disambar petir. Warga berharap ada perhatian dari pihak PLN soal ini, dan beri penjelasan kepada masyarakat. Kepala PLN Rayon Tanjunguban Adi Widoyoko ketika dihubungi berjanji akan melakukan kroscek di lapangan.

Tak Punya Listrik
Sebelumnya, sebanyak 81 warga Desa Pengujan, belum menikmati pelayanan listrik secara maksimal. Alasannya, mereka tidak mempunyai biaya untuk melakukan pemasangan listrik ke rumahnya.

Seperti Muhammad Azmi (49) yang masih menumpang listrik dari rumah saudaranya. Ia mengungkapkan, biaya pemasangan awal listrik sebesar Rp 3,2 juta menjadi kendalanya.
Ia menambahkan, saat menyambung saluran listrik dari rumah pelanggan PLN, dirinya terkadang membayar Rp 50 ribu per bulan. Terkadang tidak ada membayar, karena tidak ada pendapatan.

”Kami nelayan, kadang ada hasil kadang tak ada. Tapi kami kan ingin juga ada listrik lah seperti apa gitu,” sebutnya.

Rusli Kepala Dusun I Desa Pengujan mengatakan, dari 410 KK yang ada 81 KK yang belum menjadi pelanggan listrik PLN. Ia berharap, ada kebijakan pemerintah soal listrik untuk warga tidak mampu, terutama pemegang Kartu KIS dan KIP.(JENDARAS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here