Pintu Digergaji, Tahanan Kabur

0
771
DEMO MINTA PINDAH: Tahanan Rudenim gelar aksi demo di dalam tahanan, Senin (15/5).f-raymo/tanjungpinang pos

KARIMUN – Seorang tahanan Kantor Imigrasi Kelas II B Tanjung Balai Karimun berkewarganegaraan Singapura melarikan diri dari rumah detensi imigrasi (Rudenim) pada Selasa (16/5) siang.

Tajudin berhasil melarikan diri, setelah ia memotong pintu tahanan dengan gergaji besi kecil.

Kepala Sub Seksi (Kasubsi) Penindakan Keimigrasian Deni mengatakan, seorang anak kecil melaporkan melihat tahanan keluar dari pintu besi.

”Tahanan atas nama Tajudin kami ketahui lolos dari Rudemin sekitar pukul 12.30 WIB siang,” sebut Deni, Rabu (17/5).

Mendapat laporan tahanan kabur, petugas imigrasi berpencar menuju pelabuhan domestik, internasional, pelabuhan antar pulau dan pelantar rakyat untuk mempersempit gerak tahanan yang kabur. Hingga Rabu sore, personel Imigrasi dan pihak terkait belum berhasil menemukan warga siungapura tersebut.

Baca Juga :  Dua Pasien Keracunan Belum Pulih

Deni menambahkan, pihaknya sedang menyelidiki penyebab tahanan berhasil kabur, dan bisa memperoleh alat pemotong besi berupa gergaji atau alat pemotong lainnya.

Ia menduga, gergaji besi yang didapat Tajudin untuk memotong pintu besi dari istrinya ketika sang istri membesuknya pada 5 Mei lalu.Hebatnya, petugas tidak terdengar ketika Tajudin memotong pintu besi tersebut. Tajudin ditahan Satuan Reserse Narkoba (Satres) Narkoba Polres Karimun pada bulan Februari lalu.

”Saat diamankan, ia kedapatan tidak memiliki izin tinggal tetap di Karimun dan dokumen lainnya tidak memenuhi syarat untuk menetap di Karimun,” jelas Deni

Baca Juga :  Dishub Diminta Tindak Sopir Lori

Setelah kabur, imigrasi telah berkordinasi dengan Kepolisian Polsek Tanjungbalai Karimun dan menyebar identitas Tahjudin.
Deni pun berharap, tidak ada tekong atau pemilik speedboat yang bersedia membawa Tajudin meninggalkan Karimun.

”Jika melihat seorang pria sebagaimana ciri ciri Tajudin yang telah kami sebarkan, agar melapor ke kantor Imigrasi Karimun di HJalan Ahmad Yani, Kolong, Sei Lakam, Karimun,” ungkapnya.

Lolosnya Tajudin dari Rudenim, tidak lepas dari lemahnya pengawasan rudenim oleh pegawai yang bertugas. Sehingga alat pemotong besi dapat lolos dan masuk kedalam, kejadian ini menjadi kejadian yang kali kedua di Kantor Imigrasi.(ALRION)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here