Pintu Masuk Turis Makin Banyak

0
839
KITE SURFING: Sejumlah turis saat mempersiapkan kite surfing di Pantai Trikora Bintan, belum lama ini. f-yusfreyendi/tanjungpinang pos

Penerbangan Batam-Korea Selatan Dibuka

Untuk mendatangkan banyak turis ke Kepri, transportasi udara dibuka ke negara-negara yang potensi mendatangkan turis seperti ke Korea Selatan (Korsel). Dengan demikian, pintu masuk turis ke Kepri pun makin banyak dari berbagai negara.

BATAM – BERBAGAI cara dilakukan untuk menggaet turis agar berlibur ke Kepri. Apalagi Kepri diberi target yang cukup besar tahun ini, yakni mendatangkan 3 juta turis.

Tak hanya membenahi objek wisata yang ada, namun digelar juga banyak event untuk dinikmati turis seperti Festival Bahari Kepri (FBK). Kemudian, jalur transportasi udara ke negara-negara yang potensial mendatangkan turis juga dibuka dari dua bandara di Kepri yakni Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang dan Bandara Hang Nadim Batam.

Tahun 2016 lalu, turis Tiongkok sudah masuk ke Tanjungpinang dan berlanjut hingga tahun 2017. Agustus-September lalu, dibuka juga jalur turis Tiongkok-Batam. Kali ini, jalur penerbangan khusus wisman akan dibuka dari Batam-Korsel. Rencananya, kedatangan turis perdana nanti Nobember atau Desember ini.

Baca Juga :  11 Calon Jamaah Umrah Gagal ke Tanah Suci

Kepala Dinas Pariwisata Kota Batam, Pebrialin mengatakan, agent and travel yang mengurusi kedatangan turis Korsel tersebut sedang mempersiapkan segala kebutuhan yang diperlukan untuk mendatangkan turis tersebut.

Karena itu, dirinya belum bisa menyebutkan maskapai apa nanti yang akan digunakan untuk membawa turis dari Korsel ke Batam.  Dijelaskannya, sama dengan penerbangan Batam-Tiongkok, penerbangan ke Korsel juga masih menggunakan sistem flight carter. Penerbangan itu diharap mendongkrak kunjungan wisatawan dari negara itu ke Kepri khususnya Batam.

”Rencananya, November atau Desember penerbangan dengan sistem carter dibuka. Itu nanti penerbangan langsung dari Korsel ke Batam,” kata Pebrialin di Batamcenter, Selasa (10/10).

Dengan penerbangan sistem flight carter itu, dapat menambah kunjungan wisman pada akhir tahun. Selanjutnya, penerbangan siswa sewa atau musiman ini diharapkan menjadi penerbangan reguler atau tetap dari Batam ke Korsel dan sebaliknya.

”Kita harap nanti bisa jadi penerbangan tetap. Karena itu harus kita berikan pelayanan yang terbaik,” jelas Pebrialin.

Baca Juga :  Puluhan Starter, Isdianto Ingin Balap Bergairah

Dengan penambahan wisman ke Batam, pendapatan Batam akan naik. Dari kunjungan itu, Batam akan mendapat Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari berbagai pajak, baik hotel, restoran dan lainnya. Dunia usaha juga akan berdampak.

”Sekarang kita sedang dalam proses pembahasan penerbangan. Semoga bisa November,” sambungnya.

Wisman Korsel potensial dari segi jumlah. Ketertarikan wisman dari Korsel cukup tinggi dengan peringkat empat dari jumlah kunjungan wisman per tahun ke Batam. ”Kalau penerbangan langsung sudah dibuka, tambahannya lumayan. Sekali penerbangan saja bisa mengangkut 210 orang,” kata Pebrialin.

Ditanya apakah jadwal penerbangan nanti per minggu atau per bulan, Pebrialin mengaku masih belum diputuskan. ”Belum. Masih dibahas dan kita akan lihat potensinya. Karena kita lihat potensi wisman untuk menentukan jumlah penerbangan,” imbuhnya.

Tujuh bulan terakhir (Januari-Juli), jumlah wisman yang datang ke Batam sekitar 840 ribu lebih. Jumlah ini naik sekitar 5.500 dibandingkan periode yang sama tahun 2016 lalu.

Berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Batam, jumlah kedatangan turis ke Batam sekitar 1,7 juta. Namun pihak Kementerian Pariwisata RI memberi target lebih banyak yakni 2,5 juta jiwa setahun.

Baca Juga :  Isdianto Akrab dengan Pengusung SAH dan Sanur

Manager Marketing Bandara Hang Nadim Batam, Dendi Gustinandar mengatakan, pihaknya siap melayani kedatangan turis dari Korsel nanti.

”Pesawat apa pun yang akan dicarter nanti apakah pesawat in (Indonesia) atau pesawat luar, kita siap layani,” katanya singkat saat dihubungi via ponselnya, kemarin.

Sebelumnya, penerbangan sistem sewa pesawat untuk wisman sudah dibuka dari Batam-Tiongkok. Penerbangan perdana dapat mendatangkan 212 wisman Tiongkok. Perjalanan dari Tiongkok-Batam sendiri memakan waktu sekitar lima jam.

Salah satu momen yang akan mendatangkan banyak turis ke Kepri tahun ini adalah saat pagelan FBK. Puluhan kegiatan akan digelar untuk menjadi tontonan bagi turis dan juga masyarakat.(MARTUA-MARTUNAS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here