PJU Bincen Tanggung Jawab Developer

0
674
Gelap: Jalan raya di Bintancenter ini gelap gulita di malam hari karena tidak ada PJU. F-Andri Dwi S/TANJUNGPINANG POS

TANJUNGPINANG – Warga yang melintasi jalan Terminal Sungaicarang sampai ke Simpang SPBU Batu 9, Tanjungpinang mengeluhkan kawasan tersebut gelap di malam hari. Hal ini dikarenakan pihak pengembang atau developer tidak memasang Penerangan Jalan Umum (PJU). Banyak warga menduga, bahwa PJU di kawasan tersebut menjadi kewenangan Pemko. Padahal menurut pihak pemko itu tanggung jawab developer.

Kal itu ditegaskan Kabid PJU dan Dekorasi Kota di Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman, Kebersihan dan Pertamanan Kota Tanjungpinang, Yoni kepada Tanjungpinang Pos, Kamis (20/7). ”Itu bukan tanggung jawab Pemko, sebab tidak ada serah terima asetnya. Jadi, kami tidak bisa memasang PJU di kawasan tersebut,” tuturnya.

Terkait biaya pemasangan PJU di kawasan itu, menurutnya tidak besar. Sebab panjangnya hanya sekitar 400 meteran. Diperkirakan membutuhkan sekitar 9 tiang dengan jarak sekitar 50 meter antartiang. Jika memasang lengkap dengan lampu dan kebel paling menghabiskan sekitar Rp 100 juta lebih. ”Biasanya satu tiang lengkap dengan lampu seharga Rp 10 juta. Jadi tidak besar dan mudahan bisa disediakan pengembang,” tambahnya.

Meski demikian, ia mengakui jika Pemko Tanjungpinang bisa saja memperbaiki, hanya saja harus ada serah terima aset ke Pemko Tanjungpinang. ”Pengembang kawasan situ Pak Suryono, biasanya di lengkapi semua fasilitas umum,” tambahnya.

Salah satu warga yang melintasi kawasan Terminal Sungai Carang, Ruriawan meminta agar pihak terkait memasang PJU. Tujuannya menghindari kecelakaan lalu lintas, tindak kejahatan seperti penjambretan dan lainnya di malam hari. ”Dipasanglah lampu PJU di median itu. Jadi kita juga merasa nyaman,” harap Rudiawan.

Hal senada disampaikan Tuti, yang menilai pengembang wajib memenuhi itu. General Manager (GM) PT Sinar Bahagia Group, Triyono mengatakan, pihak developer berencana menyerahkan aset jalan di kawasan tersebut ke Pemko Tanjungpinang. ”Kita akan mengurus proses administrasi penyerahan aset jalan. Maunya Pemko seperti apa, nanti kita penuhi,” sebut Triyono. Ia menambahkan meski belum melakukan serah terima aset ke Pemko, namun jalan di kawasan tersebut sudah di aspal dengan dua jalur oleh pemerintah.(ANDRI-DESI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here