PJU Tak Diurus

0
788

Pemeliharaan Rp900 Juta Per Tahun

DPRD Kota Tanjungpinang mempertanyakan dana pemeliharaan Penerangan Jalan Umum (PJU). Banyak lampu yang rusak padahal warga rajin bayar pajak PJU.

TANJUNGPINANG – Tahun ini dana pemeliharan PJU sudah dianggarkan Rp900 juta. ”Apa saja yang diperbaiki aparat dinas terkait adanya dana pemeliharaan lampu penerangan jalan umum karena banyak yang tidak menyala. Kita pertanyakan hal itu,” kata Wakil Komisi III DPRD Tanjungpinang, Ashady Selayar, kemarin.

Dia mengatakan, setiap tahun dinas kebersihan, pertanaman, dan pemakaman mengajukan anggaran untuk perbaikan lampu PJU, tapi masih banyak juga yang belum menyala dan padam.

Baca Juga :  Darmawanita Gelar Festival Bubur Pedas

Setiap tahun Pemko melalui OPD terkait selalu mengalokasikan anggaran pemerilaharaan lampu. Tapi, buktinya masih banyak jalan lingkungan di tengah masyarakat yang belum dipasang PJU. Ini sangat dikeluhkan warga, sebab membuat takut beraktivitas di luar rumah saat malam hari.

Meski rumah-rumah sudah berdiri sejak puluhan tahun, ada yang belum memiliki PJU. Ia menuturkan, anggaran untuk pengadaan PJU setiap tahunnya ada.

Tapi persoalan ini belum selesai-selesai untuk memberikan penerangan bagi masyarakat. Selain itu, banyak PJU yang rusak.

Padahal anggaran pemeliharaan, setiap kecamatan dialokasikan. Meski demikian masih banyah lampu atau jaringan yang rusak belum diperbaiki.

Baca Juga :  Jembatan 1 Dompak bakal Kinclong

Sudah seharunya, seluruh pemukiman masyarakat mendapatkan penerangan. Ini perlu keseriusan.

Padahal, seluruh warga Tanjungpinang setiap bulannya membajar Pajak Penerangan Jalan (PPJ) sekitar enam persen dari tagihan.

Pihak PLN kemudian menyetorkan ke kas daerah. Ia mencontohkan PJU di kawasan Batu 10 arah Uban tidak menyala. Hal ini pun mendapat keluhan begitu juga dengan kawasan lainnya. Begitu juga di kawasan Bintan Center. Dituturkannya, dalam setahun penerimaan dari PPJ sekitar Rp13 miliar.

Harusnya, jika setengah dari ini bisa digunakan untuk pemasangan PJU sudah dapat diselesaikan dalam lima tahun.Untuk diketahui, setiap tahun Pemko melalui OPD terkait selalu mengalokasikan anggaran pemeliharaan lampu senilai Rp100 juta per kecamatan atau sekitar Rp 400 juta tahun lalu. Tahun ini Rp900 juta.

Baca Juga :  PHRI Kecewa Atas Larangan Perayaan Valentine

Rini salah satu warga Batu 9 Tanjungpinang mengeluhkan penerangan jalan banyak yang mati. Ia meminta pemko memperhatikan untuk dibenahi.

”Banyak PJU yang padam. Mulai dari kawasan Batu 8, Batu 9 dan juga Batu 10,” ucapnya.(DESI-ABAS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here