PKL Melayu Square Dipindahkan ke Bincen

0
1158
SANTAI: Warga saat menikmati kuliner di kawasan Melayu Square.f-suhardi/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Para pedagang di Melayu Square mulai resah karena bakal tergusur. Lokasi tempat mereka berdagang akan ditutup selama pembangunan gedung food court berlangsung.

Wakil Wali Kota Tanjungpinang, H Syahrul, mengatakan pedagang tak perlu khawatir. Karena pedagang tetap bisa jualan namun tempatnya yang berbeda selama langsungnya pembangunan gedung food court.

Gedung food court ini dibangun oleh Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang di eks Melayu Square Tepilaut, Tanjungpinang.

”Kita sedang mencari tempat untuk relokasi para pedagang,” kata Wakil Wali Kota (Wawako) Tanjungpinang, H Syahrul kepada Tanjungpinang Pos, Jumat (17/3).

Baca Juga :  Tower Ilegal Tak Jadi Disegel

Syahrul mengatakan, ada beberapa tempat alternatif sebagai solusi untuk pedagang Melayu Square agar kembali berjualan. Tempat alternatif mulai dari di Anjung Cahaya, Taman Laman Boenda Tepilaut hingga dekat dengan Terminal Sungai Carang Bintancentre (Bincen).

Setelah ada tempat alternatif tersebut, Pemko Tanjungpinang akan mengundang para pedagang Melayu Square. Supaya pedagang bisa langsung pilih tempat berjualan, yang telah ditawarkan oleh pemerintah.

”Kita akan duduk bersama pedagang. Biar pedagang yang langsung pilih tempat, menurutnya layak untuk dijadikan tempat jualan” sebut mantan guru ini.

Baca Juga :  Kemenpar RI Apresiasi Festival Moon Cake

Sementara proyek pembangunan gedung food court sedang dalam proses lelang. Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PU Kota Tanjungpinang, M Irfan berharap proses lelang proyek gedung food court cepat selesai hingga ada pemenang lelang. Supaya cepat di bangun di eks Melayu Square Tepilaut.

”Pembangunan ini baru tahap pertama,” kata M Irfan, kemarin.

Yang perlu di ketahui masyatakat, kata dia, tahap pertama pembangunan baru sebatas struktur dan kolom balok dari lantai 1 sampai 4.

”Ini yang baru dikerjakan. Karena masih ada tahap berikutnya. Tahap pertama anggaranya mencapai Rp 13 miliar,” sebut dia. (dri)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here