PKS Minta Status TNI di Kepri Ditingkatkan

0
522
Ing Iskandarsyah

DOMPAK – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Kepri, menyatakan kapasitas Tentara Nasional Indonesia (TNI) perlu diperkuat di Provinsi Kepulauan Riau, karena secara geografis wilayah ini sangat strategis.

Hal itu disampaikan, ketua Fraksi PKS DPRD Kepri di Tanjungpinang, Rabu (21/2) kemarin. ”Kepri itu wajah Indonesia yang berbatasan dengan sejumlah negara Indonesia. Wajar jika status TNI di wilayah ini ditingkatkan untuk menjaga NKRI,” kata Ketua Fraksi Keadilan Sejahtera DPRD Kepri, Ing Iskandarsyah di Tanjungpinang,

Iskandar tidak meragukan kualitas Polri dalam mengamankan wilayah NKRI di Kepri, apalagi sejak beberapa tahun terakhir, Kapolda Kepri sudah bintang dua atau Irjen. Namun untuk urusan pertahanan keamanan, menurut dia, akan lebih semakin kuat jika kapasitas TNI AL, TNI AD dan TNI AU diperkuat. Saat ini, pemegang pucuk pimpinan TNI masih bintang satu.

Baca Juga :  27 Atase Negara Kunjungi Shipyard

”Sebaiknya, Kepri memiliki Kodam, dan Lantamal ditingkatkan menjadi komando armada, termasuk TNI AU. Ini akan memperkuat pertahanan keamanan dari aspek kuantitas, perlengkapan dan fasilitas,” ujarnya.

Iskandar merasa risau dengan sejumlah peristiwa kejahatan berskala besar yang melibatkan sejumlah negara, seperti penangkapan sabu-sabu baru-baru ini. Sabu-sabu yang merupakan kejahatan internasional lolos masuk ke Kepri.

Masuknya sabu-sabu di wilayah perbatasan NKRI bukan hanya sekali atau dua kali saja dalam sebulan terakhir, melainkan sudah berulang kali dalam jumlah yang sangat besar.

Baca Juga :  Ratusan Warga Mengungsi

Baru-baru ini tertangkap 1,6 ton sabu-sabu yanf disimpan di dalam kapal, sementara sebelumnya juga aparat penegak hukum berhasil menangkap barang haram itu lebih dari 1 ton.

Kejahatan yang dilakukan ini tidak hanya sekadar kejahatan narkotika, melainkan sudah mengarah pada upaya pembodohan generasi penerus bangsa melalui barang haram tersebut.

Artinya, konsentrasi aparat penegak hukum dan pertahanan negara seharusnya lebih luas sehingga perlu meningkatkan pengamanan di seluruh pintu keluar-masuk Kepri.

Pemerintah dan aparat pertahanan negara perlu memikirkan bagaimana menyelamatkan generasi penerus bangsa dari narkotika. Narkotika tidak hanya mempengaruhi kesehatan dan perekonomian masyarakat, melainkan upaya pembodohan yang potensial mengancam pertahanan keamanan negara.

”Bangsa kita perlu diselamatkan. Ini sudah mirip perang candu. Kita harus bersama-sama melawannya agar tidak terjadi pemotongan generasi penerus bangsa,” katanya.

Baca Juga :  Bangun Sumatera, Kucurkan Rp 100 T APBN

Iskandar mengemukakan, persoalan kejahatan di Kepri tidak hanya terkait narkotika. Nelayan asing juga kerap mencuri ikan di perairan Kepri, meski berulang kali ditangkap TNI AL, Polri dan Kementerian Kelautan dan Perikanan. ”Belum lagi penjualan orang dan penyeludupan barang,” tegasnya.

Dari sebagian persoalan yang diungkap tersebut, Iskandar mengatakan sudah seharusnya negara bergerak cepat memperkuat kapasitas TNI untuk menjaga wilayah teritorial Kepri dari aksi kejahatan. (ais)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here