PLN Daik Belum Selesaikan Rumah Panel

0
786
MANAJER PLN Wilayah Sumatera dan Kepri M Irwansyah saat meninjau PLTD di Dabo Singkep.F-ISTIMEWA

PLN Sub Rayon Daik Lingga hingga saat ini belum mengoperasikan mesin listrik PLN baru yang berada di pertigaan Desa Musai, Kecamatan Lingga.

LINGGA – Hal ini disampaikan Kepala PLN Sub Rayon Daik Lingga Johari Nainggolan yang menyebutkan, ada empat mesin dengan kapasitas 4×500 Kw atau 2000 Kw bantuan dari PT PLN (Persero) pusat. ”Mesin baru masih dalam proses pekerjaan panelnya. Jadi, belum bisa dipastikan kapan siap beroperasinya,” kata Johari, Kamis (1/2)

Johari menambahkan, meskipun ada keterlambatan dan belum bisa dipastikan kapan mesin tersebut bisa beroperasi. Tetapi sejauh ini, pihaknya belum menemukan kendala lain di mesin baru tersebut. ”Alhamdulillah, sampai sekarang belum ada kendala dan Insya Allah jangan sampai ada kendala,” ujarnya.

Baca Juga :  KPU Verifikasi Partai Berkarya dan Garuda

Diketahui, beberapa hari belakangan PLN sudah beberapa kali melakukan pemadaman di sejumlah titik. Namun, pemadaman tersebut tidak berlangsung lama dan hal itu dikarenakan adanya sedikit kerusakan di mesin.

Tahun lalu, General Manajer PLN Wilayah Riau dan Kepulauan Riau (Kepri) M Irwansyah Putra meninjau PLN Rayon Dabo Singkep untuk memastikan kondisi listrik menjelang Hari Raya Idul Fitri 1438 H.

Irwansyah yang didampingi jajaran manajer bidang serta Manajer Area PLN Tanjungpinang ke Pusat Listrik Daik Lingga melalui jalur darat dengan waktu tempuh sekitar 1 jam. Sebelum sampai di PLTD Daik Lingga, ia beserta rombongan singgah di Desa Mesai untuk melihat langsung pembangunan pondasi dan power house PLTD Desa Mesai.

Baca Juga :  Tahun Ini, BWS Bangun Irigasi

Pembangunan power house PLTD Mesai, akan dipasang mesin berkapasitas 2000 kW dan direncanakan beroperasi pada akhir tahun ini. Irwansyah menyampaikan pesan agar petugas, agar tetap berada di Lingga selama Ramadan dan tujuh hari setelah Idul fitri. Hal itu disampaikannya untuk memberikan pelayanan bagi warga di Lingga.

”Dari hasil inspeksi ini, kami pastikan ketersediaan BBMcukup untuk mengoperasikan PLTD yang mempunyai daya mampu 2000 kW. Mesin tersebut, mampu memikul beban puncak 1.700 kW,” ujar Irwansyah, kemarin.(TENGKU IRWANSYAH)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here