PLN Dukung Listrik Pulau-pulau di Karimun

0
584
GUBERNUR Kepri H Nurdin Basirun, bersama Direktur PT PLN (persero) regional Sumatera dan Kanwil PT PLN (persero) Riau dan Kepri, Jumat (23) meresmikan PLTD Bukit, Carok, Tebing, Karimun. F-ISTIMEWA

Gubernur Kepulauan Riau H Nurdin Basirun ingin pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di Kepri, dapat segera terpenuhi dan saat ini terfokus di pulau-pulau.

KARIMUN – Hal tersebut disampaikan Gubernur Nurdin, saat menjelaskan secara rinci pemetaan pulau-pulau Kepri yang harus segera teraliri listrik kepada pihak PLN.

”Menyediakan pasokan listrik adalah tugas wajib yang harus dipenuhi untuk masyarakat,” ujar Nurdin, saat peresmian pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) Bukit Carok 17 Mega Watt dan penyerahan bantuan CSR PLN peduli di PLTU Tanjung Sebatak, Tanjungbalai, Kabupaten Karimun, Jumat (2/3).

Nurdin menjelaskan, road map pembangunan listrik pedesaan oleh PT PLN (Persero) untuk Kabupaten Karimun tahun 2017-2019. Pembangunan itu meliputi 71 desa, dimana 60 desa telah berlistrik dan 11 desa belum teraliri listrik.

”Ditargetkan pada tahun 2019 rasio desa berlistrik, dapat mencapai 100% dan di tahun 2020 seluruh pulau 100% berlistrik,” kata Nurdin.

Adapun Rencana pembangunan listrik pedesaan di Karimun tahun 2018 antara lain, Desa Degong, Desa Tebias, Desa Tanjung Hutan dan Tanjung Batu Kecil, Desa Semembang, Desa Tanjung Kilang serta Desa Sei Asam.

Kemudian, rencana program listrik pedesaan di Karimun tahun 2019 antara lain Desa Tulang, Desa Sanglar, Desa Selat Mie, Desa Buluh Patah, Desa Ngal, Desa Batu Limau. Untuk Batam, Gubernur meminta agar segera melakukan percepatan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di Batam terutama di wilayah usaha penyediaan tenaga listrik PT PLN.

Antara lain, pembangunan itu di Kelurahan Sembulang yang meliputi Dapur 6 (Kuala Buluh), Tanjung Manun, Sungai Buluh dan Breeding 1-5 (perternakan ayam).

Sementara, untuk Kelurahan Sijantung kebutuhannya di Sijantung Air Naga. Di Kelurahan Rempang Cate, dan kebutuhan listrik di Kampung Kelingking juga diagendakan.

Sementara di Kelurahan Galang Baru, Kampung Air Langka, Kampung Baru dan Kampung Tanjung Cakang juga diinginkan Nurdin.

Tidak sampai disitu, Kepada Direktur Regional Sumatera PT PLN (Persero) dan General Manager PT. PLN (Persero) wilayah Riau dan Kepri, Gubernur Nurdin meminta agar melakukan percepatan jam nyala operasional listrik 24 jam di pulau-pulau. Karena saat ini di Pulau Kasu hanya menyala 14 jam. Di Pulau Abang dan Pulau Pecing saat ini menyala 7 jam. Di Pulau Karas Pulau Terong dan Pulau Pemping saat ini menyala 14 jam.

Sementara, untuk percepatan pembangunan ketenagalistrikan Tahun 2018 diagendakan di Desa Subang Mas, Desa Air Raja, Desa Bulang Lintang, Desa Temoyong, Desa Batu Legong, Desa Pantai Gelam dan Pulau Geranting.

Semua penjelasan Gubernur tersebut direspon positif oleh Direktur Regional Sumatera PT PLN (Persero) Wiluyo Kusdwiharto, dengan mengatakan bahwa program strategis bersama pemerintah pusat adalah menjadikan pulau-pulau terdepan, desa dan daerah terluar agar teraliri listrik secara penuh.

”Kita terus berupaya membangun infrastruktur kelistrikan ini, program kami terus mengaliri listrik di pulau-pulau dengan tepat waktu, tepat mutu dan tepat biaya,” ujar Wiluyo.(ALRION)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here