PLN Ngaku Hemat 80 MW per Hari

0
465
PLTU: PLTU Tanjung Kasam di Telaga Punggur salah satu sumber energi PLN Batam. f-martua/tanjungpinang pos

Pemadaman Bergilir Berlanjut

BATAM – Bright PLN Batam mengakui mereka mengupayakan formasi pemadaman agar tiap hari. Hanya saja waktunya antara 2 sampai 3 jam per hari. Namun diharapkan juga, kondisi ini tidak berlangsung lebih lama. Di sisi lain, dengan pemadaman yang berlangsung, PLN Batam bisa menghemat pengeluaran daya hingga 80 MW perhari.

Hal itu disampaikan Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris PLN Batam, Rudi Antono didampingi didampingi Manajer of Public Relations bright PLN Batam, Bukti Panggabean, Rabu (13/9). Pemadaman bergilir menurutnya tidak diketahui jangka waktunya, karena tergantung dengan persetujuan Gubernur Kepri, Nurdin Basirun atas usulan kenaikan yang sebenarnya sudah diatur dalam Pergub. ”Penghematan selama pemadaman bergilir, 80 MW per hari. Sekarang masih pola pemadaman masih bergilir. Tapi komitmen kami meminimalisir pemadaman. 2 jam sampai 3 jam,” kata Rudi.

Untuk waktu pemadaman, dijadwalkan mulai pukul 10.00 sampai 22.00 WIB, secara bergilir. Pemadaman bergilir terpaksa berjalan, untuk mempertahankan kemampuan PLN Batam menyediakan daya bagi pelanggan, walau tidak bisa penuh seharian. ”Harapan kita, semua pihak berpartisipasi. Selain berharap respon pak Gubernur, juga pelanggan lebih hemat. Tapi soal hemat listrik, kami tidak bisa mengendalikan masyarakat, kecuali mengimbau,” jelasnya.

Dijelaskan Rudi lagi, biaya pokok penyedian (BPP) tenaga listrik di Batam sebesar Rp1.448/kwh sedangkan harga jual rata-rata bright PLN Batam hanya Rp1.350/kwh. Selisih antara BPP dan harga jual tersebut yang mengakibatkan kerugian yang dialami bright PLN Batam saat ini. ”Kami berharap ini secepatnya dapat disetujui demi menjaga investasi dan masyarakat Batam. Semoga pemadaman segera berakhir dan pelanggan semakin nyaman,” harapnya.

Terkait pilihan untuk melakukan pemadaman terhadap rumah tangga, diakui karena industri dan bisnis, menompang rumah tangga. Kalau industri dan bisnis yang mengalami pemadaman bergilir, dampaknya lebih besar. ”Kami usahakan, kegiatan bisnis dan industri jangan sampai terganggu, termaksud pelayanan publik,” terang Rudi.

Diharapkan, kondisi listrik Batam ini mendapat perhatian semua pihak. “Kami sangat tidak nyaman dengan pelanggan terdampak. Makanya kami usahakan, mengatur pola pemadaman, pemadaman lebih singkat. Jangan sampai kita tidak bisa beroperasi,” cetusnya.

Soal suara-suara menuntut audit terhadap PLN, Rudi menyebutkan jika pihaknya diaudit auditor independen. Bahkan disebut, PLN Batam diaudit oleh auditor terbesar ke empat di dunia. Selain itu, PLN juga diaudit BPK. ”Yang mengaudit kami, audit peringkat empat besar dunia. Kita tidak sanksikanlah soal hasil auditor,” imbuhnya.

PLN Batam diakui juga terus menyiapkan rencana pembangunan infrastruktur listrik, dalam mengantisipasi kebutuhan. Namun kendala tetap soal tarif yang belum disetujui Pemprov Kepri. ”Kami mengantisipasi pertumbuhan rumah tangganya tinggi dari 32 persen sekarang naik 37 persen termasuk daerah Batam Centre. Tapi langkah antisipasi kita pending dulu, karena soal anggaran,” imbuhnya.

Diakui, jika persoalan tarif ini terus berlarut-larut, akan menjadi perhatian pemerintah pusat. Sehingga ada potensi kedepa ditarik pusat. Jika itu yang terjadi, maka kondisi listrik di Batam akan semakin buruk dan dari segi tarif, akan lebih besar dari sekarang.

Rudi juga mengatakan, keuangan PLN Batam selalu diaudit oleh salah satu lembaga audit independen terbaik di Indonesia maupun di dunia. Selain itu Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) juga melakukan audit karena pihaknya dalam beroperasi masih menggunakan aset-aset negara. ”Ini menjawab isu yang mengatakan perusahaan kami diaudit. Kami selalu siap menyampaikan dan diaudit keuangan,” ujarnya.(MARTUA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here