PLN Pasok Listrik ke Empat Perusahaan

0
745
GENERAL Manager Kantor Wilayah PLN Riau-Kepri M Irwansyah Putra didampingi Manager ADM dan Umum Dwi Suryo A dan Manager Area Tanjungpinang Fauzan, meninjau gardu pemasok listrik di PT Pulau Bintan Jaya, Selasa (9/1) kemarin. f-yendi/tanjungpinang pos

Pulau Bintan Djaya Dapat 3.465 KVA

BINTAN – PT PLN (Persero) wilayah Riau-Kepri kembali memasok daya listrik kepada empat perusahaan industri dan wisata sebagai pelanggan premium, Selasa (9/1) kemarin. Saat ini, daya di Pulau Bintan masih surplus 120 Mega Watt (MW).

Empat perusahaan yang mendapat pasokan tambahan daya listrik dari PLN itu antara lain PT Pulau Bintan Djaya sebesar 3.465 kVA, PT Pelindo I sebesar 380 kVA, PT Agro Wisata Permai sebanyak 345 kVA dan RSUD Tanjunguban sebesar 345 kVA. Launching penyalaan pelanggan premium dan TM itu dilaksanakan di PT Pulau Bintan Djaya, Jalan Nusantara Km 18 arah Kijang, Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan.

Launching ini dihadiri General Manager PLN wilayah Provinsi Riau dan Kepri M Irwansyah Putra, Manager Bidang Niaga Busran Labintang, Manager Bidang SDM dan Organisasi Dwi Suryo Abdullah, Manager PLN Area Tanjungpinang Fauzan, Camat Bintan Timur Rusli, Anggota DPRD Bintan M Zuhdi dan jajaran PLN Area Tanjungpinang.

”Kami terus memberikan pelayanan. Target kami, di Pulau Bintan tidak ada mati lampu lagi. Pelayanan listrik tambah baik, memberikan pelayanan untuk pertumbuhan bisnis dan menarik investor ke Pulau Bintan. Sekarang, daya untuk Tanjungpinang dan Bintan masih surplus 120 MW,” jelas Fauzan, di sela launching penyalaan listrik pelanggan premiun, kemarin.

General Manager PLN wilayah Provinsi Riau dan Kepri M Irwansyah Putra mengatakan, PLN ada pihak yang memberikan pelayanan untuk semua masyarakat dan pihak industri atau swasta.

”Di Kepri, khususnya di Pulau Bintan daya masih surplus. Kami terus memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan. Seperti yang kita lakukan hari ini (kemarin, red),” tegasnya.

Manager SDM dan Organisasi PLN Wilayah Riau dan Kepri Dwi Suryo Abdullah menejelaskan, upaya perbaikan jaringan dan layanan terus dilakukan PLN, sejak tahun 2016 untuk wilayah Pulau Bintan dan Kepri. Dengan percepatan pembangunan jaringan tegangan tinggi 150 KV dan 5 unit Gardu Induk (GI) 150 kV, agar pelanggan listrik di Bintan dapat dipasok dari pembangkit dan sistem yang ada di Batam. Termasuk penambahan pembangkit mesin gas di Tekojo dan Dompak. Daya melebihi kapasitas, sehingga permintaan kebutuhan listrik dari pelanggan selalu dapat dipenuhi.

Di tahun 2017, sejumlah perbaikan jaringan tegangan tinggi dan tegangan menengah dilakukan oleh PLN, untuk proteksi gangguan petir dan binatang bisa diatasi, serta dilakukan pemeliharàan rutin. Selama 2 tahun terakhir, perbaikan layanan ini berdampak pada pertumbuhan kebutuhan listrik, yang meningkat sekitar 20 MW. Penambahan dari awal 2016 beban puncak 54 MW, sekarang sudah mencapai 74 MW.

Membaiknya layanan PLN ditandai dengan mengalirnya listrik PLN ke perusahaan pengolah karet PT Pulau Bintan Jaya ini, dengan daya 3.465 kVA, dan tiga perusahaan lainnya. Total pelanggan tegangan menengah menjadi 9 perusahaan, dengan total daya sebesar 30.3 MW, yang mengonsumsi listrik rata-rata 6.516.473 kWh setiap bulannya.

Sebelumnya, jelas Dwi Suryo, PLN sudah memasok tambahan listrik kepada PT Tanjungpinang Sakti, PT Pasaraya Mahligai, PT Bintan Resort Cakrawala, PT Bintan Inti Industrial Estate Lobam, PT Bintan Vista, RSUD Provinsi Kepri, Airnav Bandara Kijang, PT Angkasa Pura II.

”Sembilan pelanggan PLN membayar pajak penerangan jalan sebesar 5 persen dari besar tagihan listriknya, dan setidaknya sekitar Rp 400 juta setiap bulannya disetor ke kas pemerintah daerah, sebagai Pendapatan Asli Daerah,” terang Dwi Suryo.

Manager Produksi PT Pulau Bintan Djaya Indra Bakti menyatakan, pihaknya merasa bersyukur mendapat tambahan daya dari PLN. Selama ini menggunakan daya 2.000 kVA, hanya bisa menggerakan produksi 1 jalur (line). Setelah ditambah daya, bisa menggerakan mesin produksi menjadi 2 line.

”Kami perkirakan, ke depannya bisa memproduksi 7.000 ton karet olahan yang siap diekspor. Terima kasih kami ucapkan buat PLN,” tambah Indra.(YUSFREYENDI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here