PLTG Tanjungkruing Belum Beroperasi

0
257
SEORANG warga meninjau lokasi PLTG Tanjungkruing yang belum beroperasi, kemarin. f-jendaras/tanjungpinang pos

SERIKUALALOBAM – Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) milik PLN di Tanjungkruing, Desa Teluksasah belum beroperasi. Pembangkit yang sudah selesai dibangun ini, masih menunggu izin operasional.

Dari informasi yang beredar, pengoperasian PLTG tersebut masih menunggu selesainya izin sandar kapal pembawa gas, yang akan dibangun di sekitar pembangkit tersebut. Adi Widoyoko, Manager Rayon PLN Tanjunguban yang dikonfirmasi membenarkan, masih ada izin operasional yang saat ini masih harus diselesaikan, agar pembangkit tersebut dapat beroperasi.

”Iya ada izin yang harus diselesaikan. Namun seperti apa detilnya saya tidak tahu. Karena itu adalah wewenang dari area,” katanya, Kamis (1/2).

Dijelaskan lebih lanjut, PLTG Tanjungkruing yang memiliki daya sebesar 9 MW tersebut akan dipergunakan untuk mendukung pasokan, dan keandalan layanan listrik PLN di Kawasan Industri Lobam, dan masyarakat umum.

”Kalau listrik interkoneksi sampai saat ini melimpah, lebih dari 100 MW. Bahkan untuk beban puncak Bintan Tanjungpinang saja hanya 70 MW. Artinya, pasokan masih sangat lebih,” katanya.

Hanya saja, sambungnya, saat ini pasokan listrik Bintan Tanjungpinang masih tergantung pada pasokan listrik interkoneksi Batam-Bintan. Bila aliran terputus atau padam, maka tidak ada daya cadangan untuk listrik di Bintan.

”Prioritasnya itu untuk industri Lobam, karena kan kawasan tersebut perlu layanan listrik. Jika listrik interkoneksi terputus atau gangguan, maka langsung didukung oleh PLTG ini,” ujarnya. (aan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here