PLTG Tanjungkruing Segera Beroperasi

0
350
ANDY N Someng bersama sejumlah pejabat PLN, pejabat Provinsi Kepri dan Kementrian perhubungan saat meninjau PLTG Tanjungkruing, Jumat (9/3) siang kemarin. f-jendaras/tanjungpinang pos

PLN Pasok 9 MW untuk Investasi Bintan

SERIKUALALOBAM – Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) kapasitas 9 Mega Watt (MW) di Tanjungkruing, Desa Teluksasah, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Kabupaten Bintan akan segera beroperasi. Hal tersebut ditegaskan Andy N Someng Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM RI, di sela peninjauan PLTG Tanjungkruing, bersana sejumlah pejabat PLN, Jumat (9/3) siang.

PLN siap memasok listrik untuk memenuhi kebutuhan industri dan pariwisata di Bintan, Kepulauan Riau yang mencapai 160 Mega Volt Ampere (MVA) dengan merelokasi pembangkit dan membangun transmisi beserta gardu induk baru.

Andy N Someng mengatakan, pengoperasian PLTG tersebut merupakan awal untuk mendukung keandalan pasokan listrik ke wilayah industri, yang ada di Bintan. Dikatakannya, ini akan menjadi daya tarik untuk investor datang ke Bintan.

”Selama ini kan sering disebut kendala investasi adalah listrik, jadi dengan ini kami yakini jika di Bintan pasokan listrik akan tercukupi dan jaminan pasokannya aman dengan dibangunnya PLTG ini,” katanya.

Ia menambahkan, dengan adanya jaringan PLTU Batam Bintan dan PLTG Tanjungkruing akan memperkuat nilai daya tarik investasi di Bintan. ”Soal pengoperasiannya yang sempat tertunda merupakan prinsip koordinasi yang penuh kehati-hatian. Ini karena bahan bakar gas adalah bahan cukup berbahaya dan perlu ada prosedur keamanan yang baik. Ini hanya kesalahpahaman saja. Pihak Syahbandar perlu memastikan keamanannya agar lebih aman,” katanya.

Sementara itu, Wiluyo Kusdwiharto, Direktur Operasional Regional Sumatera PT PLN Persero mengatakan, PLTG Tanjungkruing berkapasitas 9 MW akan segera dioperasionalkan secepatnya.

”Tidak hanya ini saja, pada tahun ini pembangunan kapasitas sebesar 32 MW sedang akan dibangun tahun ini dan selesai tahun depan. Jadi ini (PLTG) akan berkapasitas 32 MW pada tahun 2019. Nanti akan mencukupi untuk kawasan Lobam, Bandara Busung dan Lagoi,” tambahnya. (aan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here