PNS Tewas, Anggota Dewan Luka-luka

0
975
MOBIL Avanza warna silver rusak parah dan terlempar keluar dari bahu jalan. Sementara mobil Rush hitam rusak juga berat, roda kiri depan lepas dan mesinnya terbang ke semak-semak. f-istimewa

Tabrakan Maut Avanza vs Rush di Bintan

Kecelakaan maut di Bintan merenggut nyawa seorang Staf Protokol Pemkab Bintan bernama Ibnu Farhan, Kamis (11/1) siang sekitar pukul 13.20 WIB pada posisi 1 Km sebelum Jembatan Kangboi Bintan.

BINTAN – FARHAN yang mengemudikan mobil Toyota Rush warna hitam BP 1305 AN bertabrakan dengan mobil Toyota Avanza warna silver BP 1504 YB. Di dalam Rush tersebut, Farhan seorang diri.

Sedangkan di mobil Avanza ada tiga orang yakni Ketua Komisi I DPRD Bintan, Daeng M Yatir, Yuzet yang merupakan Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah Pemkab Bintan dan Iszaharyo Nasriza, sopir.

Keempat korban mengalami luka serius dan Ibnu Farhan akhirnya tewas meski sempat dilarikan ke rumah sakit. Daeng, Yuzet dan Iszaharyo Nasriza masih dirawat di rumah sakit.

Daeng sendiri dikabarkan sempat kritis akibat banyaknya luka di sekujur tubuhnya. Namun, informasi kemarin malam, Daeng kini sudah siuman.

Ibnu Farhan mengalami pendarahan di bagian kepala belakang, dan terjepit di bagian pintu belakang mobil. Kemudian pengemudi mobil Toyota Avanza mengalami luka robek bolong di bagian leher bawah, pendarahan di bagian kepala belakang, tangan kanan patah dan kening robek.

”Penumpang mobil atas nama Yatir mengalami wajah memar sebelah kanan dan luka pendarahan di bagian kepala.” ujar Kasat Lantas Polres Bintan AKP Anjar Yagota.

AKP Anjar Yagota juga menerangkan kronologis peristiwa lakalantas. Dijelaskannya, pada saat sebelum terjadi lakalantas tersebut, mobil Toyota Rush yang dikemudikan Ibnu Farhan, datang dari arah Tanjungpinang menuju pulang ke rumahnya di Tanjunguban.

Setiba di Jalan Lintas Barat sebelum jembatan pertama, dilihat dari arah Tanjungpinang, yang hendak menyalip kendaraan sepeda motor yang berada di depannya yang tidak diketahui identitasnya.

Tiba-tiba datang dari arah berlawanan mobil Toyota Avanza yang dikemudikan Iszaharyo Nasriza, dengan membawa penumpang Muhammad Yatir dan Yuzet muncul di depannya.

Karena hujan dan jalan basah, kemudian terjadilah tabrakan tersebut depan sama depan dan semua korban dibawa ke RSAL Tanjungpinang.

Mobil yang ditumpangi rombongan dewan itu penuh darah segar yang mengucur deras dari luka-luka di tubuh mereka. Tabrakan ini sendiri terjadi dengan posisi arah berlawanan.

Mesin Rush Terbang
Diduga, tabrakan terjadi dalam posisi kecepatan tinggi. Kondisi mobil Rush paling parah. Mesinnya terbang belasan meter. Kap penutup mesin hingga roda depan sebelah kiri ikut lepas.

Kaca rusak dan kaca spion, demikian dengan tali-tali lampu. Kondisi mobil rusak parah hingga 60 persen. Saat pertama melihat kondisi itu, warga di sana sudah memperkirakan sopirnya kemungkinan besar tewas. Sebab, benturan tabrakan itu sangat keras hingga menerbangkan mesinnya secara utuh dan jatuh ke semak-semak di pinggir jalan.

Kondisi mobil Avanza juga rusak parah, namun mesinnya masih utuh. Kap penutup mesin rusak serta pintu samping sopir. Kaca spion hancur dan banyak darah segar tercecer di dalam mobil. Saking kerasnya tabrakan itu, mobil Avanza tersebut tergesar ke luar jalur jalan raya.

Farhan sendiri sempat dibawa ke Rumah Sakit Umum Dearah (RSUD) Kepri Batu 8 Atas Tanjungpinang untuk mendapatkan perawatan medis. Namun nyawanya tak tertolong lagi.

Sedangkan Daeng Yatir dan Yuzed langsung dilarikan ke RSAL Tanjungpinang. Teman, keluarga dan kerabat pun silih berganti datang ke sana untuk melihat kondisi mereka.

Informasinya, jenazah almarhum Farhan langsung dibawa ke rumah duka di Jalan Bakti Praja, Kelurahan Tanjunguban Selatan, Kecamatan Bintan Utara pada pukul 15.30 WIB kemarin. Farhan sendiri baru setahun menjadi staf protokol dan merupakan alumni IPDN.

Lantas Polres Bintan langsung turun ke lokasi untuk mengamankan suasana. Didatangkan juga lori crane dan mengangkat kedua mobil tersebut termasuk mesin Rush yang terlempar ke semak-semak.

Seketika suasana ramai di lokasi kejadian. Pengguna jalan raya yang melintas berhenti dan turun melihat kejadian itu. Masih terlihat rongsokan beserak di jalan raya akibat kejadian itu. Polisi pun langsung membersihkannya agar tidak menimbulkan kejadian yang tak diinginkan bagi pengguna jalan raya lainnya.(JENDARAS-YUSFREYENDI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here