Pojok TB Tak Layak, Pasien Telantar

0
944
TINJAU PASIEN: Hesti Gustrian dan Bani Suparti anggota Komisi III DPRD Bintan meninjau pasien di pojok TB dengan sarana tak layak, di Puskesmas Teluksasah, Rabu siang lalu. f-istimewa/dprd bintan

BINTAN – KOMISI III bidang kesehatan DPRD Bintan kaget, ketika menemukan seorang pasien penderita TBC tidak dilayani secara layak, di lokasi karantina Puskesmas Teluksasah, Rabu siang lalu. Ruangan karantina khusus atau yang dinamakan pojok TB itu sangat tidak layak. Mewakili Komisi III DPRD Bintan, Hesti Gustrian menjelaskan, setiap puskesmas maupun RSUD, harus memiliki ruangan pojok TB, untuk perawatan bagi pasien penderita TBC.

Agar penyakit tidak menular. Untuk perawatan atau penyembuhan pasien penderita TBC, ruangan pojok TB itu mesti dibangun secara lengkap dan sehat. ”Nah, di Puskesmas Teluksasah ini, lokasi pojok TB itu sangat tidak layak. Atapnya hanya terpal tanpa dinding, cuma disediakan satu tempat tidur. Bagaimana pasien TBC bisa sembuh, jika telantar seperti itu,” kesal Hesti usai meninjau pojok TB bersama anggota Komisi III lainnya, Bani Suparti.

Baca Juga :  Optimis, Ekonomi Bintan Membaik

Di puskesmas lainnya, jelas Hesti, kondisi pojok TB juga tidak jauh berbeda. Bahkan, ada puskesmas yang belum menyediakan pojok TB ini. Sementara, RSUD dan Puskesmas di Bintan akan ditingkatkan akreditasinya. Selain pojok TB, lanjut Hesti, saat melakukan sidak di Puskesmas Teluksasah, Kecamatan Seri Kuala Lobam itu, Komisi III menemukan obat kedaluwarsa yang disimpan di gudang penyimpanan obat yang layak konsumsi. Seharusnya, penyimpanan obat kedaluwarsa harus dipisahkan, agar tidak menimbulkan masalah.

Masalah lainnya, terang Hesti, Komisi III menemukan obat yang baru dibeli oleh pihak terkait, tapi sudah akan habis masa berlakunya. Seharusnya, pengadaan obat itu harus dibeli obat yang baru diproduksi. Minimal, obat itu akan kedaluwarsa setelah setahun sejak dibeli. ”Obat yang dibeli, kok yang ingin masuk masa kedaluwarsanya? Ini harus jadi perhatian Pemkab Bintan ke depan. Kami cek ini bersama petugas Puskesmas,” jelas Hesti.(YUSFREYENDI)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here