Polair Amankan 30 Ton Kayu Ilegal

0
531

LINGGA – SATUAN Polisi Perairan (Satpol Air) Polres Lingga mengamankan kapal KM Pulau Meranti di perairan Teluk Teriting, Daik, Kecamatan Lingga, Kamis (2/11) lalu. Kapal tersebut diamankan sekitar pukul 02.15 WIB, karena membawa muatan kayu jenis Balau dan kayu jenis lainnya tanpa ada dokumen resmi alias ilegal.

Kapal yang dinakhodai Kim Te Alias Aten (54) memuat sekitar 30 ton kayu yang berkualitas tinggi. ”Penangkapan dilakukan kapal Pol Air Polres Lingga KP XXXI-2006, saat patroli di perairan tersebut. Belakangan ini, patroli di perairan Lingga ditingkatkan pihak Satpol Air karena masuknya informasi dari masyarakat bahwa di daerah ini sedang marak penyelundupan kayu,” kata AKBP Ucok Lasdin Silalahi, Kapolres Lingga melalui Wakapolrea Lingga Kompol Ikhsan B Syahroni saat pers rilis, Jumat (3/11).

Baca Juga :  Yuk, Wisata ke Pantai Indah Sergang

Ikhsan menyebutkan, pihak kepolisian Polres Lingga telah melakukan penyelidikan awal atas dugaan tindak pidana pelayaran dan pencegahan serta pemberantasan pengrusakan hutan. ”Untuk sementara ini, hanya Kim Te alias Ateng yang ditahan. Tidak tertutup kemungkinan ada tersangka lain,” ujar Ikhsan.

Untuk kapal dan barang bukti muatan kayu, saat ini diamankan di Pelabuhan Jagoh, Kecamatan Singkep Barat. ”Kapal dan Muatan kayu bulat jenis balau panjang 7 meter itu, jumlahnya 181 batang dengan berat diperkirakan 30 ton. Kini ditahan guna penyelidikan lebih lanjut,” terangnya.

Baca Juga :  Syamsiah Bawa Pulang Motor

Kepada tersangka, pihaknya menerapkan Pasal 12 huruf e jo pasal 83 ayat (1) huruf b UU RI no 18 tahun 2013 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan dengan ancaman hukuman 1 sampai 5 tahun. ”Ini sebagai komitmen Polres Lingga untuk memberantas tindak pidana illegal logging di wilayah Kabupaten Lingga,” imbuhnya.(TENGKU IRWANSYAH)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here