Polairud Gagalkan CTKI Ilegal

0
153
Penggalan CTKI ke Malaysia

BATAM – ‎Direktur Kepolisian Perairan dan Udara Polda Kepri Kombes Pol Benyamin Sapta TN, mengungkapkan upaya penggagalan penyeludupan calon TKI ilegal ke Malaysia. Pengungkapan berlangsung, 29 september 2018 pukul 22.00 WIB. Dilakukan personel kapal Patroli Polisi Baladewa 8002 Ditpoair Korpolairud Baharkam Polri.

Disebutkan Benyamin didampingi Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol S Erlangga, Selasa (2/10) mengatakan, CTKI ilegal itu diangkut dengan speed boat tanpa nama, warna abu–abu bermesin tempel merk Yamaha 1 x 200 pk yang bermuatan 19 orang. ‎Para CTKI ilegal itu pria dewasa asal lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat.

“Mereka akan diberangkatkan dari dermaga di pinggiran hutan bakau wilayah Kampung Jabi, Nongsa, tujuan Malaysia,” beber Benyamin.

Empat pelaku yang diamankan, S (44), H (39), M (17) dan AM, asal Batam yang diduga orang yang berperan untuk mengurus kebutuhan TKI. Kemudian speed boat dan pelaku, di bawa pelabuhan Batu Ampar guna proses lebih lanjut. Pelaku kemudian diserahkan kepada penyidik Subditgakkum Ditpolairud Polda Kepri di Sekupang.

Tiga orang merupakan pelaku pengurus TKI dengan inisial SP, HR dan AM. Para tersangka dijerat dengan pasal 81 jo pasal 69 jo pasal 86 huruf c jo pasal 72 huruf c Undang-Undang Republik Indonesia nomor 18 tahun 2017 tentang pelindungan Pekerja Migran Indonesia.

Ditempat berbeda, 27 september 2018, anggota silidik Subditgakkum Polda Kepri melakukan penyelidikan di wilayah perairan Bintan. Informasi dari masyarakat, satu unit boat pancung mengangkut BBM jenis solar dari kios ke Kapal TB Royal 9 yang sedang lego jangkar di perairan Kabil Tanjungsauh.

Kemudian, unit lidik mengikuti sampai ke Kapal TB Royal 9 dan memergoki serta melakukan pemeriksaan. Ditemukan BBM jenis solar tersebut yang di masukkan ke tangki kapal TB Royal. Tekong boat pancung juga tidak bisa menunjukan dokumen yang sah.

Selanjutnya tekong dan boat pancung diamankan ke Mako Ditpolairud Polda Kepri. Barang bukti yang diamankan boat pancung bermesin tempel merk Yamaha 15 pk dan 12 jerigen bahan bakar Minyak (BBM) Jenis Solar. Tersangka inisial WH dijerat dengan pasal 55 jo pasal 53 huruf d Undang Undang Republik Indonesia nomor 22 tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi jo pasal 55 ayat 1‎‎. (mbb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here