Polda Kepri Amankan Rokok FTZ

0
919
Polisi mengecek kontainer yang diduga tempat pengiriman barang ilegal di Pelabuhan Sribayintan, kemarin.f-jendaras/tanjungpinang pos

Lagi, Kontainer Ilegal Ditemukan di Pelabuhan Sribayintan

Sebulan setelah mengamankan lima kontainer yang diduga berisi barang ilegal, Jumat (6/4) kemarin, pihak Kepolisian Daerah (Polda) Kepri dan Polres Bintan kembali mengamankan 8 kontainer yang diduga kuat tersimpan barang-barang ilegal di Pelabuhan Sei Bayintan, Kijang, Bintan Timur.

BINTAN – KONTAINER tersebut berisi barang-barang seperti handphone, rokok non cukai serta barang-barang elektronik dan garmen. Delapan kontainer tersebut merupakan bagian dari 35 kontainer yang digeledah oleh pihak kepolisian sejak, Rabu (4/4) kemarin. Selama dua hari melakukan pembongkaran, kemudian hanya 8 kontainer yang dipastikan menyimpan produk-produk ilegal.

Baca Juga :  Investor Taiwan Makin Tertarik

Khoiruddin Lubis, Kepala Perwakilan PT Pelindo I Cabang Tanjungpinang Divisi Kijang membenarkan mengenai penggeledahan dari pihak kepolisian tersebut. Selaku pihak pengangkut, Pelni diminta untuk menyaksikan pembongkaran kontainer-kontainer tersebut. ”Pada Rabu kemarin ada 20 kontainer diperiksa. Kamis ada 15 kontainer lagi diperiksa,” katanya, Kamis (5/4) malam.

Sementara itu, Kasubdit 3 Ditreskrimum Polda Kepri AKBP Aris Rusdianto membenarkan 8 kontainer yang di police line dan diamankan di Mapolres Bintan. Saat ditanya soal isinya, ia enggan menyampaikan. ”Nanti Senin, diekspos Kapolda di Polres Bintan,” jawabnya singkat.

Baca Juga :  BIN Ajak Dialog Rektor, LAM, FKDM, FPK, FKUB dan FKPT Antisipasi Teror

Sementara itu, sebanyak 8 kontainer sudah diamankan di Mapolres Bintan, namun hingga saat ini belum dilakukan pembongkaran ulang untuk mengetahui persis jenis dan jumlah barang dalam kontainer tersebut.

Puluhan kontainer yang diamankan Polda Kepri dan Polres Bintan di Pelabuhan Sri Bayintan Kijang Kecamatan Bintan Timur tersebut tersimpan ribuan slop rokok Free Trade Zone (FTZ) asal Batam.

Kontainer tersebut berasal dari Batam dikirim melalui Tanjunguban ke Kijang. Selain rokok, isi kontainer ada juga alat kosmetik dan barang lainnya. Barang-barang di dalam kontainer tidak sesuai dengan dokumennya. Misalnya di dokumen tertulis barang bahan plastik tetapi isinya rokok.

Baca Juga :  Kalimantan Timur Resmi Dipilih Jadi Ibu Kota Baru

Awal Maret lalu, lima kontainer berisi barang ilegal yang diamankan Polres Bintan di Pelabuhan Peti Kemas, Sri Bayintan Kijang, Bintan.(JENDARAS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here