Polda Ungkap Jaringan Curanmor di 12 Lokasi

0
106
Erlangga

BATAM – Subdit III Ditreskrimum Polda Kepri berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor di Batam. Pelaku merupakan jaringan pencurian kendaraan bermotor yang sudah bereaksi di 12 lokasi atau tempat kejadian perkara (TKP) di Batam. Mereka melakukan pencurian dengan modus, mendorong motor yang tidak dikunci stang.

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol S Erlangga mengungkapkan, pencurian terhadap sepeda motor korban yang stangnya tidak terkunci. Setelah itu sepeda motor tersebut didorong dan kemudian dinyalakan dengan memotong kabel. Dimana, dari hasil pemeriksaan terhadap para pelaku, diperoleh keterangan juga bahwa para pelaku merupakan jaringan curanmor.

”Mereka sudah melakukan pencurian di 12 TKP wilayah kota Batam dan sekitarnya,” jelasnya.

Dikatakan, 6 April 2019 lalu, sekira pukul 22.00 wib, personel Subdit III Ditreskrimum Polda Kepri menerima informasi bahwa akan terjadi transaksi R tanpa dokumen di sekitar wilayah Nagoya-Lubuk Baja. Setelah dilakukan pendalaman, maka tim langsung melakukan penangkapan terhadap terduga pelaku inisial AR dan HDS berikut satu unit honda Scoopy tanpa surat.

Kemudian dilakukan pengembangan dan menangkap pelaku utama denga inisial FS dan YM serta barang bukti Yamaha Vega. Dari hasil pemeriksaan terhadap para pelaku yang telah diamankan, diperoleh keterangan juga bahwa para pelaku merupakan jaringan curanmor yang sudah melakukan pencurian di 12 TKP wilayah Kota Batam dan sekitarnya.

”Barang curian sepeda motor tersebut selain dijual sendiri oleh para pelaku juga dijual melalui medsos facebook (FB),” bebernya.

Pelaku AR alias R (19) tahun, warga Kampung Dalam Lubuk Baja. FS alias F, (19) warga Kampung Dalam Lubuk Baja. YM alias I, (16), pengangguran, warga Kampung Nelayan Tanjung Uma dan HDS, (18) warga Legenda Bali.

Dari pelaku, diamankan satu unit Yamaha Vega warna hitam tanpa TNKB, satu unit R2 Honda Scoopy warna merah hitam merah tanpa TNKB, satu unit R2 Yamaha Mio Sporty warna biru metalik dengan nopol BP 2017 WP, satu unit R2 Yamaha Mio Soul GT warna ungu dengan nopol BP 5126 AD.

Ada juga satu unit R2 Yamaha Mio Sporty warna biru dengan nopol BP 4992 GQ, satu unit R2 Honda Beat warna orange hitam dengan nopol BP 3242 AD, satu unit R2 Yamaha Mio GT warna putih hitam dengan nopol 4662 AD dan satu unit R2 Honda Beat warna hitam merah dengan nopol BP 3246 AD.

Ada juga satu unit R2 Yamaha Mio Soul GT warna biru putih tanpa TNKB, satu unit R2 Yamaha Mio Sporty warna hitam tanpa TNKB, satu buah obeng tumbuk, satu buah gunting bekas tanpa gagang. Satu buah obeng warna hitam, satu buah gerinda besi, satu buah martil dan satu unit ponsel merek Oppo warna putih. (mbb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here