Polda Ungkap Penyeludupan BBM Premium‎

0
357

BATAM – Polda Kepri mengungkap tindak pidana terkait Minyak dan Gas Bumi (Migas) karena pelaku menjual kembali BBM jenis Premium yang dibeli dari SPBU.

Pelaku yang diamankan, merupakan warga Putri Hijau, Sagulung yang merupakan pemilik pertamini, berinisial PG (49). Dari pelaku, diamankan berupa barang bukti, mulai BBM Premium hingga jirigen.

‎Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol S Erlangga, Senin (24/9) menuturkan, modus operandi pembelian BBM jenis Premium dari SPBU dan kemudian menjualnya kembali ke masyarakat untuk memperoleh keuntungan.

“Tindakan diambil setelah menerima informasi pada 22 September 2018,” ujar Erlangga.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kepri, Kombes Pol Rustam Mansur menjelaskan, Tempat Kejadian Perkara (TKP) berada ada di SPBU 14.294.741, milik PT Norista Laksana Semesta Sagulung, Batam.

Pelaku, PG ditangkap aparat kepolisian bersama barang bukti sembilan jerigen. ‎Tujuh jerigen berisi Premium atau bensin. Dua jerigen kosong.‎ Diamankan juga satu unit mobil Daihatsu Xenia warna silver BP 10XX JR. Selain itu, diamankan sepeda motor yang sudah dimodifikasi menjadi becak.

“Pelaku melakukan pembelian BBM jenis Premium atau bensin dari SPBU tersebut dengan menggunakan kendaraan roda empat miliknya yaitu mobil Xenia, warna silver BP 10XX JR. Kapasitas tangki minyak sekitar 35,6 liter,” ungkap Rustam.

Dalam melakukan pembelian BBM jenis premium atau bensin dari SPBU 14.294.741, pelaku selalu membeli full atau 35,6 liter dengan harga Rp 230.000.

BBM itu kemudian dipindahkan ke dalam jerigen berukuran 35 liter menggunakan selang. BBM jenis Premium yang sudah dipindahkan ke dalam jerigen tersebut kemudian akan dijual kembali kepada konsumen dengan harga Rp8.000 per liter.

Kemudian BBM Premium tersebut akan di jual pelaku secara eceran menggunakan botolan dan juga melalui pertamini miliknya. Ini motif pelaku untuk mendapatkan keuntungan.

Pelaku sendiri diamankan, Sabtu (22/9), sekira pukul 11.00 WIB, tim dari Ditreskrimsus Polda Kepri.

Dijelaskan, awal pengungkapan dilakukan, setelah ‎21 September 2018 didapati informasi yang viral di media sosial tentang penyelundupan BBM jenis Premium atau bensin dengan menggunakan mobil Daihatsu Xenia BP 10XX JR warna silver. Informasi itu diviralkan akun Willhard Simorangkir di Facebook dan postingan tersebut ditanggapi oleh 2.534 akun dan dikomentari 1.226 akun.

Kemudian, 22 September 2018 Ditreskrimsus Polda Kepri turun ke lapangan untuk menindak lanjuti laporan atau berita tersebut. Tim mendatangi SPBU tersebut dan berkoordinasi dengan pengawas lapangan SPBU dan didapati informasi bahwa konsumen yang mengantri BBM jenis Premium banyak yang melakukan pengisian full tanki.

Tim mencari tahu pemilik mobil Daihatsu Xenia BP 10XX JR. Tim mendapat informasi bahwa alamat pemilik dari kendaraan tersebut berada di Kaveling Baru Nato RT 005 RW 001, Sagulung Kota Batam. Kemudian tim mendatangi alamat pemilik dari kendaraan tersebut.

Tim mendapati mobil tersebut berada di rumah sedang melakungan pemindahan BBM jenis Premium ke dalam jerigen yang kemudian di letakan di atas sepeda motor yang dimodifikasi untuk di ecerkan kembali ke pertamini miliknya.
‎‎
Pasal yang dilanggar ‎Pasal 53 huruf d Undang-Undang RI nomor 22 tahun 2001 tentang Migas.

“ Setiap orang yang melakukan niaga tanpa izin usaha niaga dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun dan denda paling tinggi Rp 30.000.000.000.”(mbb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here