Poliklinik RSUP Tutup 10 Hari

0
938
POLIKLINIK ANAK: dr Helmi Tri Puji Lestari sedang melayani pasien anak di RSUP Tanjungpinang belum lama ini. F-ANDRI/TANJUNGPINANG POS

Pengobatan Dialihkan ke IGD

Saat Lebaran, pelayanan poliklinik di RSUP Tajungpinang diliburkan selama 10 hari. Mulai 23 Juni sampai 2 Juli 2017. Sebagai gantinya, pelayanan bagi pasien rawat jalan dialihkan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit tersebut.

TANJUNGPINANG – Poliklinik di RSUP Tajungpinang ada di lantai I dan II yakni poliklinik anak, sarap, mata, penyakit dalam, bedah, THT, otopedi, jantung, onkologi, kulit dan kelamin, gigi, dan kebidanan.

”Pelayanan medis selama libur Lebaran ditangani di ruang di IGD,” dr Asep Guntur Sapari kepada Tanjungpinang Pos, Selasa (20/6). Kata dia, pihak rumah sakit tetap memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat sepanjang libur Lebaran. Kalau ada masyarakat mengeluh sakit perut, pilek dan penyakit lainnya, bisa langsung berkunjung ke IGD RSUP Tanjungpinang. Selama libur Lebaran, dokter jaga tetap ada di IGD. Kemudian tim medis lainnya stanby. Ada empat dokter spesialis yang dilibatkan selama libur Lebaran. Mulai dari dokter spesialis penyakit dalam, anak, kebidanan dan bedah.

”Kita langsung tangani pasien dengan cepat dan tepat. Sehingga pasien kita mendapat pertolongan pertama dulu dari tim medis rumah sakit yang sedang bertugas di IGD,” ucap dia. Sebenarnya, lanjut dia, selama ini IGD tidak melayani pasien yang menderita penyakit ringan, seperti pilek, batuk, sakit perut maupun penyakit ringan lainnya. Karena IGD ini khusus melayani pasien yang sedang emergency, seperti kecelakaan hingga patah tulang dan emergency lainnya.

”Kalau penyakit ringan kita tetap kita layani di IGD, pelayanan di rumah sakit ini jatuh. Tapi, ini karena libur lebaran, kita tetap melayani masyarakat yang ingin berobat, mau tidak mau tetap kita fokuskan satu pelayanan saja, yaitu di IGD,” terang dia. Kemudian, selama libur lebaran, ia mengimbau kepada masyarakat untuk menjaga kesehatan. Jangan mengkonsumsi air kaleng yang berlebihan serta makanan yang berlemak dan sebagainya.

Selain mengkonsumsi air kaleng dan makanan, ia juga minta masyarakat untuk berhati-hati pada saat naik kendaraan saat mengunjungi ke rumah sanak saudaranya di waktu Lebaran nanti. Tetap harus berolahraga rutin agar badan setelah puasa tetap sehat. Olahraga yang baik bagi kesehatan yakni lari pagi hari maupun naik sepeda.

”Saya doain, mudah-mudahan masyarakat sehat selalu selama libur Lebaran. Dan juga mudah-mudahan tidak ada insiden yang tidak kita ingin,” harap dia. Ia juga menyarankan bagi warga mudik Lebaran mengunakan kapal laut tetap harus menjaga kesehatan dengan berbuka makanan yang sehat dan bergizi.(ANDRI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here