Polisi Bubarkan Pesta Miras

0
721
GEREBEK: Kapolres Anambas bersama tim ketika menggerebek pesta miras di jalan Pasir Merah, Kelurahan Tarempa, Kecamatan Siantan. f-dokumen/tanjungpinang pos

Remaja dan WNA Vietnam Diamankan

ANAMBAS – peredaran minuman keras (Miras) di Anambas marak. Pihak Polres Anambas pun membubarkan dan menahan beberapa pemuda karena pesta miras di siang bolong.

Berdasarkan laporan dari masyarakat, sekelompok pemuda tersebut telah meresahkan masyarakat di bulan suci Ramadan dengan mabuk-mabukan di siang hari. Kapolres Anambas AKBP Junoto mengungkapkan, setelah menerima laporan dan tim polres Anambas langsung menuju lokasi pesta miras tersebut.

”Saya langsung memimpin ke lapangan, dan mereka kocar-kacir setelah personel saya menggerebek tempat itu. Sebanyak 9 orang kami amankan,” tegas Junoto, Minggu (4/6).

Baca Juga :  Bupati Prioritaskan Kebutuhan Air Bersih

Junoto menjelaskan, dari jumlah tersebut terdapat dua orang wanita yang turut dalam pestas miras. Menariknya lagi, pesta miras tersebut juga terdapat dua orang Warga Negara Asing (WNA) asal Vietnam yang merupakan tahanan imigrasi.

”Para pemuda sudah diamankan dan untuk WNA tersebut juga telah dikembalikan ke pihak Imigrasi,” sebutnya. Junoto berterima kasih kepada masyarakat, yang telah memberikan informasi kepada pihaknya.

Menurutnya, peran masyarakat dalam menciptakan keamanan dan ketenteraman selama Ramadan sangat dibutuhkan. Perbuatan yang dilakukan sekelompok pemuda tersebut, dinilai sudah meresahkan bagi orang lain dan pihaknya terus melakukan pengawasan terhadap seluruh lapisan masyarakat.

Baca Juga :  Polres Anambas Masih Kembangkan Kasus Narkotika

”Pemuda yang kami amankan, masih berumur belasan tahun. Untuk itu, setelah kami amankan dan kami panggil orangtuanya untuk dibina agar tidak melakukan hal yang sama,” ungkapnya.

Warga di dekat lokasi yang mengaku bernama Daus menyampaikan, sekelompok pemuda tersebut beberapa kali kerap berkumpul dan bernyanyi di siang hari. Disamping itu, aroma minuman beralkohol (Mikol) kerap tercium karena terbawa angin.

”Kami harap personel Polres terus memantau Kamtibmas walau di siang hari, dan pemerintah jangan hanya diam dengan maraknya peredaran Mikol di Anambas,” sebutnya. Selain itu, ia juga merasa heran WNA yang berstatus tahan Imigrasi bisa dengan bebas keluar dari tempat penampungan.(INDRA GUNAWAN)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here