Polisi dan Tokoh Masyarakat Siap Tangkal Teroris

0
653
PERTEMUAN: Polres Natuna adakan pertemuan dengan para tokoh adat, agama dan pemuda guna membahas pencegahan teroris dan ISIS. f-HARDIANSYAH/tanjungpinang pos

NATUNA – Masuknya jaringan teroris ISIS ke wilayah Asia Tenggara termasuk Indonesia, menjadi potensi gangguan keamanan berupa teror di wilayah perbatan Indonesia. Mengingat beberapa waktu lalu ISIS telah menebar ancaman di kota Marawi Filipina dan telah terjadi baku tembak dengan militer setempat.

Kapolres Natuna AKBP Carles Panuju Sinaga menggelar pertemuan, dengan para tokoh masyarakat dalam rangka mencegah dan menangkal peyebaran paham radikal oleh kelompok yang pro kekerasan dan intoleransi.

”Kegiatan ini bentuk pencegahan teroris dan ISIS, agar tidak sampai masuk di bumi Melayu ini. Selain itu, dapat menjalin komunikasi baik dan akurat antara masyarakat dan Polri dalam rangka mencegah penyebaran paham radikal di Natuna,” kata Carles, kemarin.

Baca Juga :  Lanud RSA Tanam Bakau dan Bersihkan Pantai

Ia menjelaskan, ancaman itu perlu diantisipasi. Sebab, paham radikal yang disebar komplotan ISIS dapat mempengaruhi pola pikir masyarakat. Selain itu, Natuna berada dibagian pulau terluar sangat rawan masuknya jaringan teroris teresbut.

”Saya sudah perintahkan kepada para pejabat utama Polres, untuk melakukan monitoring dan sosialisasi kepada masyarakat hingga ke desa. Guna menangkal penyebaran paham radikal di tengah masyarakat,” ujar AKBP Charles.

Ia menekankan, peran setiap polsek dan bhabinkamtibmas merupakan bagian lebih dekat dengan masyarakat juga turut melaksanakan sosialisasi dan monitoring wilayah. Tujuannya, untuk lebih optimal menangkal penyebaran paham radikal ISIS dan terorisme di Natuna serta menjaga kondusifitas wilayah. Dan masyarakat diminta tetap tenang dan waspada. (cr25)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here