Polisi Segera Panggil Bobby Jayanto

0
366
AKP Efendri Ali

TANJUNGPINANG – Pihak Polres Tanjungpinang segera memanggil Bobby Jayanto atas dugaan video pidato yang menyinggung ras dan etnis di Klenteng Jalan Plantar II.

Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang, AKP Efendri Ali mengatakan, sebelum memanggil Boby Jayanto, pihaknya harus menyiapkan ahli bahasa yang menganalisa.

“Segera mungkin kita mencari ahli bahasa dalam perkara ini,” katanya Jumat (14/6).

Ia menyebutkan, beberapa LSM melaporkan ucapan Bobby Jayanto dalam video yang beredar di media sosial. Diduga ada kata-kata yang bersifat rasis dan bersifat salah satu golongan lain.

“Penyidik akan mendalami ini, karena perkataan yang diungkapkan dalam bahasa suku Thionghoa,” sebutnya.

Dituturkannya, pihaknya juga sudah membentuk tim dan surat penyelidikan. Pihaknya akan segera memanggil saksi-saksi dari pihak pelapor terlebih dahulu.

“Secepat mungkin dipanggil, mulai dari saksi-saksi dan ahli bahasa kita mintai keterangan,” jelasnya.

Dalam laporanya ke Polisi, Bobby Jayanto diduga melanggar pasal 16 huruf B angka 2 Undang Undang Republik Indonesia nomor 40 tahun 2008 tentang penghapusan diskriminasi ras dan etnis dengan ancaman lima tahun penjara.

Sebelumnya, Bobby diduga berpidato rasis dalam bahasa Tionghoa pada acara Sembahyang Keselamatan di Pelantar II Tanjungpinang, beberapa waktu lalu.

Ketua DPD Nasdem Tanjungpinang, Bobby Jayanto dilaporkan organisasi masyarakat dan LSM di Tanjungpinang ke Polisi, Selasa (11/6).

Empat ormas dan LSM yang melaporkan Bobby Jayanto itu adalah, Ormas Gagak Hitam Tanjungpinang dan Bintan, LSM Cindai serta ormas lainya.

Berdasarkan Laporan Polisi LP-B/82/VI/2019/KEPRI/SPKT-Res TPI tanggal 11 Juni 2019 itu, RE Raja Mansur Razak mewakili 4 ormas dan LSM. (ray)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here