Polisi Tetapkan 2 Tersangka, 1 Loader Disita

0
230
TIM Reskrim memeriksa dua tersangka pelaku perusakan hutan lindung Sei Jago, Selasa (21/8) lalu. F-jendaras/TANJUNGPINANG POS

Kasus Perusakan Hutan Lindung Sei Jago

BINTAN – Kepolisian Resor (Polres) Bintan menetapkan dua orang tersangka perusakan kawasan hutan lindung Sei Jago. Dua orang tersebut yaitu Eko Subiantoro (35) dan Eding Sarifudin (45). Polisi juga penyitaan satu unit alat berat (loader) sebagai barang bukti.

Kapolres Bintan AKBP Boy Herlambang melalui Kasat Reskrim Adi Kuasa Tarigan menjelaskan, dugaan perusakan dan pembabatan kawasan hutan lindung Sei Jago terjadi dalam kurun waktu, tanggal 21 hingga 24 Juli 2018. Perbuatan perusakan hutan lindung ini, setelah pihak kepolisian mendapatkan informasi dari masyarakat, 7 Agustus 2018 lalu.

”Unit Tipidter Satreskrim mendatangi lokasi yang dimaksud,” terang Adi Kuasa, Rabu (22/8) kemarin.

Di dalam kawasan hutan lindung di Jalan Datuk Laksmana (sebelumnya jalan Kapas) Desa Lancang Kuning, Kecamatan Bintan Utara, ditemukan lintasan jalan bekas alat berat. Akibat pembuatan jalan tersebut, sebagian pohon di dalam kawasan hutan tersebut rusak dan mati.

Anggota Unit Tipidter Sat Reskrim kembali ke dalam kawasan hutan tersebut, dengan didampingi oleh petugas Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kepri. Kegiatannya menentukan area kawasan hutan tersebut, berdasarkan hasil titik koordinat yang didapatkan.

”Disimpulkan bahwa, lokasi pembuatan jalan dan pembukaan lahan tersebut merupakan kawasan hutan lindung,” terangnya.

Atas kejadian tersebut, terlapor dan para saksi, beserta barang bukti berupa alat berat loader, dibawa ke kantor Polres Bintan, untuk proses hukum lebih lanjut. ”Atas perbuatannya, dua pelaku melanggar hukum,” ujarnya. (aan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here