Polres Sita Makanan Kedaluwarsa

0
689
EKSPOS: Kapolres Anambas AKBP Junoto ketika mengekspos jenis makanan yang disita karena kedaluwarsa. f-INDRA GUNAWAN/tanjungpinang pos

ANAMBAS – Untuk mengantisipasi maraknya pedagang nakal yang menjual makanan kemasan yang telah kedaluwarsa, pihak Polres Anambas rutin menggelar inspeksi mndadak (sidak) di beberapa toko dan kedai kelontong.

Dari sidak tersebut, pihaknya mendapatkan masing-masing 12 makanan dan minuman kemasan yang telah kedaluwarsa dan masih dijual oleh pedagang. Untuk itu, pihaknya langsung menyita barang-barang tersebut untuk dimusnahkan. Karena dinilai rawan, dengan memanfaatkan momen lebaran untuk menjual makan kedaluwarsa.

Maka, Polres Anambas terus memperketat pengawasan peredaranan makanan dan minuman kemasan di seluruh distributor dan penjual. Dalam hal ini, pihaknya hanya memastikan untuk memberi jaminan pelayanan terkait kesehatan bagi masyarakat dengan makanan yang layak dikonsumsi. Kapolres Anambas AKBP Junoto mengatakan, pihaknya berharap seluruh pedagang tidak merugikan serta membahayakan pembeli dengan menjual makan tidak layak konsumsi.

Baca Juga :  Kampung KB Dibuka di Dusun Sedanau

”Kami masih memberi toleransi kepada pedagang, dengan menyita barang dagangan yang berkadaluwarsa,” ujar Junoto, Senin (19/6). Namun ke depannya, tidak menutup kemungkinan akan memberi sanksi secara tegas berdasarkan aturan yang berlaku. Ia juga memastikan, bahwa pihaknya akan rutin melakukan sidak tersebut dengan menurunkan tim di lapangan. Hampir sepekan ini pihaknya memantau secara langsung ke toko untuk memastikan barang kedaluwarsa

Ia menambahkan, adapun jenis makanan yang ditemukan saat sidak yakni jenis saus, sabun anak-anak, shampo, sirup dan minuman ringan bermacam jenis merek. Junoto menghimbau, kepada para pedagang agar dapat mengecek setiap makanan yang akan dijual dan barang yang masuk ke Anambas dari kota lain.

Baca Juga :  Lebaran, Operator Feri Tambah Armada

”Kami tidak ingin kejadian ini terulang lagi, dan kami harus menjamin kesehatan masyarakat terhadap makanan yang dibeli dipasaran,” sebutnya. Menurutnya, beredarnya barang kadaluwarsa dikarenakan tidak adanya kepedulian pedagang terhadap barang dagangannya. Sidak tersebut juga berlangsung di Kecamatan Palmatak, Kecamatan Jemaja dan Siantan. (cr29)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here