Polsek Siantan Sita 1.500 Bungkus Komix

0
837
DIPERIKSA: Petugas gabungan saat memeriksa obat yang dijual salah satu toko. f-indra gunawan/tanjungpinang pos

ANAMBAS – TINGGINYA penyalahgunaan obat batu Komix di kalangan remaja di Kabupaten Anambas membuat Polsek Siantan menggelar operasi dengan sasaran obat bebas terbatas, serta obat keras yang dijual di warung dan toko kelontong yang ada di Tarempa, kemarin
Operasi yang dipimpin langsung Kapolsek Siantan AKP Yudha Surya Wardana itu bekerjasama dengan Dinas Kesehatan dan KB serta Dinas Koprasi UKM dan Perindag Anambas.

Pada operasi itu, petugas gabungan berhasil mengamankan sebanyak 50 kotak obat batuk Komix. Tidak hanya Komix, beberapa obat keras lainnya juga diamankan karena tidak bisa dijual bebas oleh pedagang.

Baca Juga :  Jajaran Polres Bantu Warga Lumpuh

”Sasaran utama kita Komix. Sebab, penyalahgunaan obat ini sudah mengkhawatirkan terutama di kalangan pelajar dan remaja di wilayah hukum kita. Obat batuk Komik yang berhasil kita sita sebanyak 1.500 bungkus atau sebanyak 50 kotak dari 8 toko yang ada di Tarempa,” kata AKP Yudha Surya Wardana, kemarin.

Ia menjelaskan, terhitung 1 September 2017 obat batuk Komix yang masuk dalam kategori obat bebas terbatas dengan tanda lingkaran biru sudah tidak bisa dijual bebas oleh pedagang.

Ini berdasarkan surat edaran yang dikeluarkan oleh BPOM Batam tertanggal 31 Agustus 2017. Obat-obat ini hanya dapat dibeli di Apotek, Instalasi Farmasi Rumah Sakit dan Klinik, dokter serta toko obat.

Baca Juga :  Tol Laut Kembali Layani Rute Anambas

”Begitu juga jenis obat yang bertanda Lingkaran Merah, tidak boleh dijual pedagang. Sebab, obat ini masuk dalam kategori obat keras,” ungkapnya.

Yudha menambahkan, dalam waktu dekat pihaknya berencana akan segera memusnahkan seluruh obat yang disita dari tangan pedagang tersebut.

”Secepatnya akan kita musnahkan. Tapi, kita akan koordinasi dulu dengan Dinas Kesehatan. Sementara sanksi bagi pedagang yang kedapatan menjual obat-obat ini, belum diberikan. Sementara waktu hanya berupa penyitaan,” tutupnya.(INDRA GUNAWAN)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here