Polsek Siap Antar Jemput Siswa

0
478
SOSIALISASI: Siswa SDN 015 Tanjungpinang Timur saat menerima sosialisasi terkait pencegahan tindakan penculikan dari Kapolsek Tanjungpinang Timur, Efendi Alie dan anggota DPRD Tanjungpinang Rahma. F-DESI LIZA PURBA/TANJUNGPINANG POS

Rahma Sambangi SDN 015 Tanjungpinang Timur

Tanjungpinang – RATUSAN siswa SDN 015 Tanjungpinang Timur mendengar arahan dan sosialisasi pencegahan tindakan penculikan anak di sekolah itu, Kamis (23/3) kemarin.

Saat itu, hadir sebagai narasumber Kapolsek Tanjungpinang Timur, AKP Efendi Alie bersama anggota Komisi I DPRD Tanjungpinang Rahma dan pegawai Perlindungan Anak Kota Tanjungpinang, Indah Yulianti Sita serta komunitas anak.

Ramah menuturkan, tujuan sosialisasi memberi kiat-kiat menghindari penculikan. Dengan harapan para orangtua merasa anak aman berada di lingkungan sekolah.

Bahkan dalam kesempatan itu, Efendi Alie menuturkan, pihaknya bersedia mengatar siswa pulang apabila orangtua hari itu tak bisa menjemput. Syaratnya mudah, yaitu siswa terkait mau datang ke Kantor Polsek Tanjungpinang Timur yang lokasinya tak jauh dari sekolah SDN 015 Tanjungpinang tersebut.

”Kalau adik-adik belum sempat dijemput orangtua, boleh minta antar sama Bapak Polisi. Bahkan saya sendiri yang akan mengantarkan bila sedang berada di kantor. Jika saya tidak ada ditempat, yakinlah bapak Polisi lain akan mengantarkan dengan mobil sedan ada lampu biru di atas tersebut,” ucapnya memberi penjelasan kepada siswa yang duduk di lapangan mendengarkan arahan.

Ia memberikan beberapa kiat kepada siswa agar terhindar dari tindak penculikan. Meskipun diakuinya, di Tanjungpinang belum ada kejadian seperti yang beredar di Media sosial (Medsos) beberapa minggu terakhir ini, namun tetap perlu waspada.

Pertama siswa harus menunggu ayah, ibu atau pihak keluarga terdekat untuk datang menjemput. Jika lebih dari satu jam setelah waktu pulang sekolah belum di jemput, agar memberitahukan kepada guru. Sehingga guru dapat membantu menghubungi orangtua.

Terpenting siswa menghafal nomor orangtua apakah itu ayah atau ibu. Bila tidak menghafal harus mencatat dan meletakkan di saku baju sekolah.

Dengan demikian, pihak guru gampang menghubungin. Sebab diketahuinya, siswa belum bisa membawa handphone.

Kedua, jangan melakukan komunikasi sama orang tak dikenal. Dengan berbagai alasan yang diberikan. Apakah itu modus mencari alamat ataupun lainnya.

”Budaya Indonesia memang ramah-tamah tapi demi keselamatan ananda sebaiknya jangan berkomonikasi dengan orang tak dikenal,” paparnya.

Pihaknya juga sangat terbuka kepada masyarakat, jika ada hal yang dianggap mencurigakan jangan sungkan untuk menghubungi nomor pribadinya 081277001135 yang selalu aktif.

Kedepan ia berencana akan memasang spanduk-spanduk di kawasan sekolah Tanjungpinang Timur. Serta menyebarkan brosur yang menginformasikan kiat-kiat dan nomor yang dapat dihubungin.

Tersentuh, Jesen Diberikan Langganan Ojek Gratis

Jesen menjadi bintang dalam sosialisasi itu, bukan karena bisa menjawab pertanyaan dari Kapolsek Tanjungpinang Timur, Efendi Alie atau dari Rahma melainkan karena diusia 10 tahun kini pulang sekolah menggunakan angkutan umum.

Mendegar hal itu, Efendi Alie mengundangnya ke depan. Untuk mengetahui alasan kenapa pulang naik angkutan umum.

Siswa kelas IV B tersebut tinggal di Batu 8 Atas, tepatnya di kawasan Kantor SAR. Maka hampir setiap hari ia pulang naik angkut.

Jesen menceritakan, ayahnya belum lama ini meninggal. Kini ibunya bekerja sebagai pedagang. Untuk itu tidak ada yang menjemputnya pulang sekolah.

Saat pergi sekolah pagi hari, ia masih beruntung karena ada kakaknya yang mengatar sebelum berangkat bekerja. Namun waktu pulang sekolah tak bisa dijemput karena bekerja di salah satu perusahaan swasta di Tanjungpinang.

”Kakak tak bisa jemput karena bekerja,” ungkap Jesen sembari mengeluarkan air mata.

Mendegar hal itu, Efendi Alie meminta anggota polisi lain untuk mencatat alamat rumah Jesen. Serta berjanji akan mencarikan jasa ojek langganan yang mengantarkannya setiap pulang dari sekolah.

”Sudah jangan menangis lagi yah, mulai nanti akan ada ojek langganan yang mengantarkan pulang,” ucap Efendi Alie sembari mempersilahkan Jesen untuk kembali duduk.

Dari ratusan siswa yang hadir pagi itu, Jesen bisa dikatakan satu-satunya yang pulang menggunakan angkutan umum. Sedangkan mayoritas lainnya diantar dan di jemput pihak keluarga.

Meski ada juga yang berjalan kaki karena rumahnya dekat dengan sekolah. Usai acara sosialisasi, Rahma juga memberikan bantuan alat kompang kepada pihak sekolah. Yang rencananya dapat dipakai untuk kegiatan sekolah.

Kepala SDN 015 Tanjungpinang Timur, Ramli mengucapkan terima kasih kepada pihak Polsek Tanjungpinang Timur dan anggota DPRD Tanjungpinang yang mengujungi sekolah dalam rangka sosialisasi kiat menghindari penculikan anak.

Meski diakuinya selama ini belum ada kejadian penculikan namun tetap perlu waspada.

”Kalau kasus penculikan siswa di sekolah ini belum ada, tapi kami (guru-guru) senang dengan kunjungan hari ini sebab siswa dapat pemahaman langsung” tuturnya singkat.(Desi Liza)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here