Pompong Pengangkut BBM Terbakar, Satu Orang Tewas

0
203
Penduduk sekitar mencoba membantu memadamkan api yang melalap pompong di Pelabuhan Selat Lempa, Natuna f-istimewa

Natuna – Satu unit pompong pengangkut BBM jenis bensin terbakar di Pelabuhan Selat Lampa, Selasa (23/10). Mengakibatkan satu ABK terwas terbakar di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kabupaten Natuna, Syawal Saleh melalui Kasi Damkarnya, Elkadar Lesmana menuturkan, pompong tersebut terbakar saat sedang melakukan pingisian BBM jenis bensin. Rencananya pompong tersebut akan mengangkut sebanyak 3 ton BBM bensin ke Kecamatan Midai. Terkait penyebab kebakaran itu belum bisa dipastikan.

Kapal naas itu diawaki dua orang, Yaitu bernama Hn (28) sebagai nakhoda dan Sahroni (28) sebagai ABK.

“Mereka warga desa Tanjung Batang Kecamatan Pulau Tiga. Sahroni ini yang meninggal,” kata Elkadar di tempat kerjanya.

Dikatakannya, upaya pemadaman dilakukan oleh orang-orang yang ada di sekitar pelabuhan dengan alat seadanya. Sementara Damkar tidak bisa membantu karena terkendala jarak, cukup jauh.

“Kita tidak menurunkan kendaraan pemadam karena jaraknya jauh. Jarak ke TKP sekitar 79 kilo meter dari markas kami,” ujarnya.

Ia berharap ke depan ada semacam unit pemadam kebakaran di kawasan itu, sebab kejadian yang sama sudah berulang terjadi di Selat Lampa.

“Semestinya ada unit Damkar di sana, mudah-mudahan ke depan ada kemampuan anggaran untuk sarana ini. Harapan kita seperti itu,” pungkasnya.

Kapuskemas Pulau Tiga, dr. Fadil menuturkan, pristiwa itu terjadi sekitar Pukul 10.00 WIB. Waktu kejadisn, ia mengaku sedang berada di Pulau Sabang Mawang yang berhadapan dengan Pelabuhan Selat Lampa.

Ia mengaku tidak mengetahui kronologinya seperti apa, akan tetapi suara ledakannya terdengar sampai ke pulau tempat ia berada.

“Tadi pagi kami cuma dengar ledakannya aja, yang ternyata satu unit pompong terbakar. Kami bersama Timsar, TNI AL, Polair dan warga melakukan proses evakusi,” tuturnya melalui telepon.

Ia melanjutkan, kapten pompong itu berhasil loncat ke laut saat ledakan terjadi, tapi ABK nya tidak sempat menyelamatkan diri karena terjebak di dalam pompong.

“Korban meninggal langsung diserahkan kepada keluarga untuk dikebumikan. Sekarang saya masih di rumah duka,” tuturnya.

Kapolres Natuna, AKBP Nugroho Dwi Karyanto melalui Kasat Reskrimnya, AKP Edi Wiyanto menuturkan, pihaknya tengah melakukan olah TKP terhadap pristiwa itu.

“Kami masih di lapangan ini, nanti hasilnya kami informasikan” ujarnya melalui telepon. Laporan (hrd).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here