Ponton Pelabuhan Penyengat Ambruk

0
408
Atap ponton penyengat yang ambruk sejak Rabu (26/12) dinihari. f-andri/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Angin kencang yang terjadi Rabu (26/12) dinihari membuat tiang atap ponton Pelabuhan Penyengat ambruk. Kejadian ini diperkirakan pada subuh dini hari.

Pantauan waratwan tiang-tiang atap itu kini menumpuk di atas ponton. Jalan menuju ke ponton juga sudah dipasang garis polisi agar tidak dilalui masyarakat. ”Supaya tidak membahayakan masyarakat dan untuk penyelidikan kita pasang garis polisi dulu,” ujar seorang personil polisi usai memasang pita segel polisi, kemarin.

Informasi yang berhasil dihimpun Tanjungpinang Pos, Rabu malam itu, angin bertiup kencang. Karena kuatnya tiupan angin membuat besi yang dijadikan tiang-tiang atap ponton patah dan atap ponton pun ambruk.

”Robohnya dinihari tadi,” kata seorang penambang boat pancung yang biasa mangkal di daerah tersebut, kemarin.

Karena kondisi ponton yang kini penuh puing-puing tiang dan atap hingga ponton tersebut tidak bisa digunakan untuk menaik dan menurunkan penumpang rute Penyengat-Tanjungpinang.

Pria parubaya ini berharap agar pemerintah cepat mengamankan besi-besi tiang atap ponton dan spandek yang masih berserakan agar tidak hilang.

”Kalau sudah dibersihkan, khan ponton itu masih bisa dipakai untuk naik dan turun penumpang,” harapnya.

Sementara Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tanjungpinang, Bambang Hartanto mengaku sudah mendapat laporan robohnya tiang serta atap ponton Pelabuhan Penyeberangan dari Tanjungpinang menuju ke Pulau Penyengat.

”Kami akan koordinasi dengan Dishub Provinsi Kepri selaku pihak yang membuat ponton dan Kepolisian setempat. Ini yang akan kita bersihkan dulu. Kalau tidak yang membersihkan bahaya pula. Ini asep Pemprov Kepri,” ucap Bambang.

Setelah dibersihkan, Bambang berjanji akan minta penyidik untuk melepaskan garis polisi yang saat ini masih terpasang agar ponton itu langsung digunakan lagi untuk masyarakat serta wisatawan.

”Ponton tersebut salah satu fasilitas yang sering digunakan penambang pompong untuk menerima penumpang di antar ke Pulau Penyengat. Nanti, Dishub Provinsi Kepri yang akan perbaiki ponton itu. Kita minta untuk selalu waspada dan berhati-hati selama berlayar di tengah laut,” sebut dia. (dri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here