Popda Kepri Digelar di Lingga Juni Mendatang

0
1069
Atlet silat Tanjungpinang yang sebagian besar masih pelajar saat hendak diberangkatkan bertanding di Batam dalam ajang lomba piala Gubernur, baru-baru ini.F-dok/tanjungpinang pos

DOMPAK – Kepala Bagian (Kabag) Olah Raga Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Pemprov Kepri Jasman memastikan, pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Kepri ke-VII tahun 2018 akan digelar di Kabupaten Lingga, Juli mendatang.

”Koordinasi tingkat kabupaten/kota sudah digelar. Tinggal menunggu laporan resmi kesiapan pemkab sejauh mana tuan rumah Lingga saat ini,” ujar Jasman, kepada Tanjungpinang Pos, Minggu (14/1) kemarin.

Lebih lanjut Jasman menceritakan, saat ini, melaporkan seluruh kabupaten/kota siap menjadi tuan rumah, dalam ajang olahraga bergengsi tersebut. Karena memang, pasca gelaran Popda di Kota Batam, bahwa sama-sama menunjuk Kabupaten Lingga sebagai tuan rumah pelaksanaan Popda untuk tahun ini.

Baca Juga :  Pemuda Dibekali Wawasan Kebangsaan

”Hanya saja memang untuk kesiapan tuan rumah, terkait masalah teknis, seperti kamar hotel, venue yang saat ini sudah dilakukan tuan rumah. Kami harus rapat dulu. Baru kami tinjau lagi, dan saat ini kami masih menunggu koordinasi dari pihak Pemkab Lingga,” jelas Jasman.

Sebagai informasi, bahwa pelaksanaan Popda di Lingga tidak seperti pelaksanaan di Kota Batam, Tanjungpinang bahkan Bintan. Nanti pada saat pelaksanaan, lokasi yang akan ditempuh para peserta terdapat di dua wilayah, masing-masing Kecamatan Dabo dan Daik.

Letak lokasi ini, tentunya harus diantisipasi bersama, baik Pemkab, Pemko maupun Pemprov. Sedangkan menurut Jasman, yang mengikuti event Popda ini, Dispora memastikan, akan ada lebih kurang 1.500 peserta yang berangkat dan bertanding ke sana, untuk membawa nama baik daerah asal mereka saat ini. ”Sesuai pengalaman tahun lalu, kita mencatat ada lebih kurang 1,500 atlet di luar pembina,” terangnya.

Baca Juga :  Prajurit Lanud RHF Ikuti Sosialisasi Sensus Penduduk Online

Jadi masalah transportasi ini juga harus diantisipasi bersama. Belum lagi masalah saat ini, gelanggang untuk perlombaan renang belum selesai, hal ini tentunya perlu dipikirkan bersama-sama.

Sebagai informasi bahwa ada sekitar 6 cabang olahraga di Dabo, selebihnya ada 4 cabor di Daik. Karena masih sama tahujn lalu, hanya da 10 cabor yang diperlombakan.

”Konsep ini kita lakukan, menghindari kecemburuan kabupaten/kota lainnya. Itu-itu terus. Kalau berbicara persiapan, pada dasarnya Karimun sudah siap bahkan bupatinya minta Lagi. tapi karena kesungguhan dari pihak Pemkab Lingga, tentu kita dukung,” tambahnya.

Baca Juga :  Pemprov Anggarkan Rp130 Miliar untuk Pilkada

Terakhir Jasman menceritakan, venue yang sudah pasti siap digunakan, misanya gelanggang sepak bola ada dua tempat, kemudian lapangan bola voli, tenis meja, yang masih disangsikan, yakni kolam renang. ”Dimana-mana memang cabor renang ini diragukan, yang ada di lingga saat ini kolam pendek, harusnya di Kepri ini, kita daerah laut, harus standar nasional internasional,” bebernya. (ais)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here