Pos Jaga di Taman Batu 10 Belum Difungsikan

0
437
Ruangan di taman Batu10 Tanjungpinang yang belum difungsikan sejak diresmikan 2016 lalu, hingga saat ini. F-Andri Dwi S/TANJUNGPPINANG POS

TANJUNGPINANG – Mengundang pertanyaan ditengah masyarakat, ada bangunan yang tak difungsikan di Taman Batu10 Tanjungpinang. Dinding bangunan yang di cat berwarna hijau berada di dekat drainase kawasan tersebut.

Bangunan hanya diisi papan peresmian berwarna merah dan jaringan internet. Nampak karena, dinding bangunan di kelilingi dengan kaca putih. Kepala Bidang (Kabid) Pertamanan, Pemakaman dan PJU dari Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman Kebersihan dan Pertamanan Kota Tanjungpinang, Yoni Fadri menilai, sejak awal direncanakan untuk pos jaga.

”Ini bukan kita yang bangun, Satker PU Provinsi Kepri. Direncanakan untuk pos jaga yang sejak diserahkan ke Pemko hingga kini memang belum difungsikan,” ujarnya kepada Tanjungpinang Pos, Minggu (14/1).

Resmi dioperasionalkan sejak 22 Oktober 2016 lalu sampai dengan sekarang. Pintu kaca ruang tersebut dikunci. Tiyo, salah satu pengunjung Taman Batu10 Tanjungpinang menyayangkan dengan adanya ruang kosong yang tak difungsikan pengelola yaitu oleh Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman Kebersihan dan Pertamanan Kota Tanjungpinang.

”Cobalah di fungsikan,” kata Tiyo mengaku warga Kampung Handjoyo Putro, Km 10 Tanjungpinang kepada Tanjungpinang Pos, Minggu (14/1).

Bila pos jaga dinilai kurangtepat, lebih baik dialih fungsikan menjadi ruang Perpustakaan. Dilengkapi buku bacaan sekolah maupun cerpen dan buku pengetahuan umum.

Jadi, pengunjung tidak hanya menemani anaknya bermain. Tetapi pengunjung bisa membaca buku yang disediakan di ruang tersebut. ”Mungkin sambil temanin anak bermain sambil menuntut ilmu di taman. Ini lebih bagus,” ucap dia.

Yang baca buku, lanjut dia, bisa semua kalangan yang merupakan pengujung. ”Jadi orangtua bisa sambil bermain di taman ini. Cobalah dibuat seperti itu. Saya yakin taman ini makin ramai dan bermanfaat,” tegas dia.

Untuk menerapkan nanti, ia sarankan, Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman Kebersihan dan Pertamanan Kota Tanjungpinang bisa kerjasama dengan Perpustakaan dan Arsip Daerah. “Diperpus kan banyak buku yang bisa sebagian di bawa ke taman,” sebut dia.

Hal senada disampaikan Burnanto, warga Kampung Wonosarui, Km 12 Tanjungpinang. ”Buat perpustakaan, bagus juga tuh. Dari pada kosong dan tak difungsikan,” kata Burnanto.

Jadi, kata dia, anak-anak tak hanya bermain, tetapi bisa belajar di Taman Batu10 Tanjungpinang. ”Belajar sambil bermain gitu. Macam belajar di TK kan seperti itu. Bermain sambil belajar. Biar anak-anak semakin semangat,” ucap dia.

Ia berharap, pemerintah tidak membuat bangunan yang sia-sia. Dapat difungsikan semaksimal mungkin. Di kawasan Bincen menurutnya banyak falitas umum, namun belum di maksimalkan. Seperti Taman Revelusi Mental. (dri/dlp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here