Pos Jaga Dijadikan Kantor

0
773
KANTOR: Personel Damkar saat berjaga di kantor yang memanfaatkan pos penjagaan Kantor Satpol PP. F-TENGKU/TANJUNGPINANG POS

LINGGA – Kondisi Kantor Pemadam Kebakaran (Damkar) di Ibu Kota Kabupaten Lingga, Daik sangat memperihatinkan. Kantor yang memanfaatkan pos jaga, di samping Kantor Satpol PP itu sangat tidak pantas disebut sebagai kantor. Sebab, tidak layak untuk operasional sehari-hari bagi personel pemadam untuk menampung alat-alat.

Pos yang menjadi kantor pemadam dipilih, karena habisnya masa sewa di tempat sebelumnya. ”Karena tempatnya terbatas untuk meletak barang kita bingung mau diletakkan dimana. Semua barang sudah berserakan,” ujar Lingga Asbullah, Kepala seksi (Kasi) Damkar di Satpol PP, Rabu (9/8).

Baca Juga :  Jangan Obral Janji untuk Perbaiki Jalan

Ia menjelaskan, ketika musim hujan membuat para anggota yang bertugas tidak dapat melakukan aktivitas dengan nyaman. Terlebih lagi, ketika malam hari personel yang bertugas menerapkan sistemnya pakai shift yakni 12 jam siang dan 12 jam untuk malam.

Menurutnya, kantor Damkar saat ini tak ubah seperti pondok durian di kebun warga. ”Kantor saat ini seperti tenda menjaga pohon durian. Kalau malam, orang itu (anggota Damkar) tidur terkena angin,” kata dia. Ia mengungkap, anggaran untuk perpanjangan kontrak kantor Damkar tersebut telah dianggarkan. Akan tetapi, dana tersebut dipindahkan untuk keperluan lainnya sesuai arahan atasan dari Satpol PP Lingga. (tir)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here