Posyandu dan RT Dibekali Pendataan Akta Kelahiran

0
551
PELAYANAN: Suasana pelayanan kantor di Disdukcapil Pemkab Bintan. F-ADLY BARA HANANI/TANJUNGPINANG POS

Bintan – Program pencetakkan akta kelahiran cepat telah berjalan lancar. namun, seluruh kecamatan di Kabupaten Bintan tetap memberikan pembekalan kepada perangkat RT dan RW untuk memaksimalkan pelayanan kepada ibu-ibu yang bersalin.

Pembekalan itu disampaikan melalui kelurahan hingga desa, tentang tahapan pendataan untuk anak yang baru lahir agar segera memiliki akta kelahiran.

Seperti di Kecamatan Teluk Sebong, pendataan untuk anak yang baru di kecamatan itu mengandalkan kader-kader Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu).

Camat Teluk Sebong Herika Silvia mengatakan, tidak hanya kader posyandu saja namun juga mengandalkan peran RT dan RW. Perangkat setempat mesti dapat menyampaikan kepada kepala keluarga yang istrinya akan bersalin.

”RT dan RW akan menyampaikan kepada kepala keluarga, agar saat menjelang bersalin untuk menyiapkan Kartu Keluarga (KK) dan Ktp-el. Ketika proses persalinan telah berlangsung, kader posyandu akan membantu mendata ibu bersalin dengan persyaratan yang telah dibawa,” ujar Herika, Jumat (3/1).

Herika juga menambahkan, kader posyandu yang telah mengambil kelengkapan persyaratan akan diteruskan kepada kecamatan.

Setelah diproses di kecamatan, lanjut Herika, petugas kecamatan akan mengirim pendataan secara online kepada Kantor Administrasi Kependudukkan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Pemkab Bintan untuk diproses penerbitan akta kelahiran.

”Untuk proses pendataan sangat cepat, dan tanpa dipungut biaya,” sebut Herika.

Dilain pihak, Camat Bintan Pesisir Zulkhairi juga menyampaikan hal yang sama. Zulkhairi mengatakan kecamatannya yang terdiri dari empat desa, sangat berharap kepada seluruh kepala desanya untuk memaksimalkan segala bentuk pelayanan ke perangkat dibawahnya. Yaitu perangkat RT dan RW, agar lebih aktif dalam mencari informasi terkait warganya.

”Beberapa hari lalu, kades-kades kembali melaksanakan pertemuan dengan perangkat RT dan RW. Salah satu yang disampaikan adalah prioritas program pak Bupati Bintan soal pencetakkan akta kelahiran cepat yang sudah berjalan sejak tahun 2016 lalu,” ujar Zulkhairi.

Pertemuan tersebut tidak hanya membahas perihal pelayanan, namun juga membahas hal lainnya. Seperti usulan-usulan dari warga soal keamanan, dan usulan pembangunan sarana.

Untuk itu, Zulkhairi berharap peran kades bersama perangkat dibawahnya dapat mengakomodir seluruh usulan masyarakat.

”Masyarakat dan lingkungannya perlu mendapatkan perhatian. Dengan demikian segala bentuk permasalahan di desa dapat terselesaikan dengan baik, terlebih soal pelayanan masyarakat yang menjadi prioritas,” ungkapnya.

Sekretaris Disdukcapil Pemkab Bintan, Irianto juga menanggapi program pencetakkan akta kelahiran cepat tersebut.

Menurutnya, seluruh sistem komputer online di kantor pelayanan Disdukcapil yang terhubung dengan kecamatan hingga kini berjalan lancar. Irianto menyebutkan, pihaknya menyelesaikan pencetakkan akta kelahiran maksimal selama 24 jam.

”Jika data kecamatan telah masuk ke komputer kami, setelah itu langsung kami proses. Input data selesai, maka akta langsung kami cetak an ditandatangani,” jelas Irianto.

Irianti juga mengatakan, sistem online dengan 10 kecamatan yang ada. Saat ini masih berjalan, tanpa ada kendala apa pun. Sehingga, proses pencetakkan akta dan pengurusan dokumen lainnya tetap terlayani dengan waktu yang singkat. (ADLY BARA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here