Potensi Golput Capai 37 %

0
689
KUNJUNGAN: Wakil Ketua I DPRD Tanjungpinang, Ade Angga saat berkunjung ke SDIT As-Sakinah, belum lama ini. f-MARTUNAS/TANJUNGPINANG POS

Survei Indo Barometer

Hasil survei Indo Barometer di Pilkada Tanjungpinang, masih ada 37 persen masyarakat belum menentukan pilihannya. Mereka berpotensi bakal jadi golongan putih (golput) pada Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang, 27 Juni 2018 mendatang.

TANJUNGPINANG – Hal ini diungkapkan Ketua DPD Partai Golkar Ade Angga, kemarin. ”Golkar belum lama ini melakukan survei Pilkada Tanjugnpinang. Kita mengandeng Indo Barometer. Kita terkejut masih ada 37 persen warga belum menentukan pilihan. Ini yang kita khawatirkan akan jadi golput pula nanti,” kata Ade Angga, kemarin.

Angga juga sebagai bakal calon Wakil Wali Kota Tanjungpinang dari Golkar, mengimbau kepada calon pemilih agar datang ke TPS saat masa pencoblosan Pilkada serentak nanti. ”Saya sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Tanjungpinang, mengimbau agar masyarakat seluruhnya datang ke TPS, baik itu yang sudah mendapatkan undangan DPT itu harus datang ke TPS dan jangan golput, harus memilih dan kita harapkan memilih pasangan yang paling dikehendakinya,” ujar.

Ia juga minta, kepada masyarakat agar tidak menyalahgunakan hak suaranya. Selain itu, ia mengimbau kepada masyarakat untuk mengawasi tindak kecurangan yang terjadi di TPS. Supaya angka golput tidak tinggi. Ia mengharapkan peran pemerintah untuk mengsosialisasikan pilkada, agar terus di laksanakan. Terutama, sosialisasi di tengah masyarakat dan sosialisasi untuk pemilih pemula.

Ia minta, Kesbangpolimas Pemko Tanjungpinang dan KPU Kota Tanjungpinang, melibatkan RT dan RW dalam sosisalisasi pilkada. Kalau, sosialisasi sangat minim dilakukan oleh Kesbangpolimas dan KPU, ia khawatir golput bisa lebih tinggi lagi dibandingkan di pilgub Kepri 2015 lalu. ”Pelajar kita yang duduk di bangku kelas 3 tingkat SMA, MA dan SMK sederajat, pada pilkada tahun depan mereka adalah calon pemilih pemula,” tegasnya.

Tak Buka Pendaftaran Cawako
Semetara itu, Tim Pilkada dari DPD II Golkar Kota Tanjungpinang, tidak membuka pendaftaran calon Wali Kota Tanjungpinang periode 2018-2023. Hal ini diungkapkan Sekretaris DPD II Golkar Kota Tanjungpinang, Untung Budiawan. ”Golkar telah mempersiapkan Ade Angga, tak lain Ketua Golkar Tanjungpinang sebagai calon kepala daerah,” tegasnya.

Ade Angga diusung Golkar, karena permintaan masyarakat dan pengurus Golkar paling tingkat kelurahan. ”Kita sedang lobi-lobi petinggi parpol lainnya. Supaya Ade Angga dapat pasangan di pilkada nanti,” bebernya. Selain itu, lanjut dia, perlu ada kesepakatan dari partai politik (parpol) yang sudah bergabung ke koalisi Anak Pinang. Ada empat parpol yang sudah bergabung di koalisi Anak Pinang. Mulai dari partai Golkar sendiri, PPP, PKPI dan partai Demokrat.(ABAS-ANDRI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here