PPDB Digelar di Bawah Tenda

0
262
Ade Angga meninjau PPDB SDN 017 Tanjungpinang Timur, kemarin. f-martunas/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Wakil Ketua I DPRD Kota Tanjungpinang Ade Angga SE, MM meninjau pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Kecamatan Tanjungpinang Timur, Selasa (3/7).

Saat itu, Ade Angga meninjau PPDB di SDN 017 Tanjungpinang Timur di Perumahan Alam Tirta Lestari (ATL). Sekolah ini masih baru, sehingga belum ada ruang kelasnya.

Karena belum ada ruangan, pihak sekolah mendirikan tenda sederhana dengan dua meja dan beberapa kursi. Kemudian, yang mengurus administrasinya hanya Ngatijo, Plt Kepala SDN 017 Tanjungpinang Timur.

Jubaidah, orangtua siswa mengatakan, anaknya belum genap tujuh tahun. Sehingga ditolak di sekolah lain. ”Makanya kami daftar di sini. Dekat rumah lagi,” katanya.

Ade Angga berharap, anak-anak di sekitar sekolah itu bisa tertampung. Sehingga orangtua tidak kesulitan antar-jemput anaknya jika lokasi sekolahnya jauh dari rumah.

Ngatijo mengatakan, Dinas Pendidikan memberikan kuota siswa baru ke sekolah itu untuk dua rombongan belajar (rombel). Satu lokal 28 siswa. Namun, yang mendaftar hingga kemarin di sekolah itu sudah 61 orang. ”Kemungkinan bertambah lagi. Karena SD lainnya ada juga yang menolak murid karena kuotanya sudah lebih. Yang paling dekat paling ke sini,” jelasnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, Dadang saat meninjau PPDB di tempat itu sehari sebelumnya mengatakan kepada Ngatijo, apabila banyak yang mendaftar, mereka akan menerima 3 rombel.

”Pak Kadis memungkinkan kami menerima tiga lokal. Karena kita belum ada ruangan kelas, maka kami menumpang dulu nanti di SDN 015 yang dekat Terminal Seicarang sana,” tambahnya.

Di SDN 003 Air Raja, SDN 011 Ganet, SDN 002 dan SDN 013 Kecamatan Tanjungpinang Timur, rata-rata siswa yang mendaftar membeludak. SDN 003 Air Raja hanya menerima tiga rombel dan yang mendaftar sudah melebihi kuota.

Demikian juga dengan pendaftar di SDN 013 dan SDN 011 sudah membeludak. Puluhan siswa dari sekolah itu tidak akan tertampung dan kemungkinan akan masuk ke SDN 017 tersebut.

Pantauan Tanjungpinang Pos di lokasi pendaftaran, Ngatijo tidak didampingi staf atau guru karena hanya satu guru yang sudah disetujui akan mengajar di sana nanti. Satu lagi guru yang hendak ditempatkan di sekolah itu belum ada kepastian karena masih dibutuhkan di sekolahnya. Sehingga, sekolah ini masih kekurangan guru apalagi juga menerima tiga rombel.

Ade Angga mengatakan, pihaknya dan Komisi I DPRD Kota Tanjungpinang akan terus memantau perkembangan sekolah itu terutama guru. Harus ada minimal dua atau tiga guru yang ditempatkan di sekolah itu tahun ajaran baru ini. (mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here