PPNS Tetapkan Tersangka Mikol

0
570

Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Ditjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN) Kementeriaan Perdagangan menetapkan tersangka berinisial A.

TANJUNGPINANG – Karena, tersangka A diduga pelaku pemilik 100 kardus minuman beralkohol (mikol) ilegal yang ditangkap Kodim 0315/Bintan, beberapa bulan lalu. Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Dinas Perdagangan Kabupaten Bintan Setia Kurniawan membenarkan, PPNS PKTN telah menetapkap satu orang yang berinisial A tersangka.

”Tersangka A yang merupakan warga Tanjungpinang yang diduga terlibat dalam bisnis ilegal tersebut,” katanya Kamis (15/3).

Setia Kurniawan menyebutkan, penetapan satu orang tersangka ini berdasarkan dua alat bukti. Dan pemeriksaan beberapa orang saksi. Serta pihaknya telah melakukan gelar perkara, sehingga kasus ini menetapkan satu orang tersangka. ”Sebelumnya, A statusnya dari saksi menjadi tersangka,” sebutnya.

Baca Juga :  Wako Sediakan Lahan 10 Ha untuk Cabai

Setia Kurniawan menjelasakan, dalam kasus ini juga tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka lainya. Sebab, penyidik masih melakukan pemanggilan tersangka untuk dimintai keterangan.

Lanjutnya, tersangka ini telah dilakukan pemanggilan untuk dapat hadir ke Kantor Disperindag Bintan untuk dimintai keterangan sebagai tersangka. Selain dari penetapan tersangka juga pihaknya sudah melakukan pencekalan terhadap A.

”Kita sudah surati tersangka untuk hadir kesini pada hari untuk dimintai keterangan sebagai tersangka, pencekalan juga sudah kita lakukan,” ucapnya

Sementara itu, pantauan di Kantor Disperindag Bintan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Ditjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN) tampak terlihat berada di salah satu ruangan Kantor Disperindag Kabupaten Bintan.

Baca Juga :  Menuju Kota Bersih, Sidak Pasar

Mereka sembari menunggu tersangka untung memenuhi surat panggilan kepada dirinya. Sebelumnya, Penyidik Kementerian Perdagangan (Kemendag) memanggil instansi Badan Pengusahaan (BP) Kawasan Bintan dan Kantor Pelayanan Bea dan Cukai (KPBC) Tipe Madya Pabean B Tanjungpinang untuk diperiksa sebagai saksi namun Bea Cukai tidak memenuhi panggilan penyidik.

Direktorat Tertib Niaga, Ditjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN) Kemendag Republik Indonesia Syahrul Mamma mengatakan, kerugian negara atas upaya penyeludulan mikol yang diamankan Kodim dari sebuah gudang di Km 7 Tanjungpinang beberapa dua pekan lalu mencapai Rp7 miliar.

Baca Juga :  Akib Terima Penghargaan Internasional DMDI 2019

Dari perhitungan dilakukan bersama Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindag Bintan dan Kodim 0315/Bintan selaku pihak yang mengungkap kasus ini, PKTN menghitung sebanyak seribu karton mikol berbagai merk yang tidak memiliki ijin impor. Seluruh barang (mikol) diduga tidak memiliki perizinan kegiatan importasi sehingga melanggar melanggar pasal 106 UU nomor 7/2014 tentang perdagangan yang pelakunya bisa dikenakan hukuman 4 tahun atau denda sebesar Rp10 miliar.(RAYMON)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here