Prajurit TNI Mesti Update Teknologi

0
122

TANJUNGPINANG  – Tantangan yang akan dihadapi TNI ke depan akan semakin kompleks. Kompleksitas itu menuntut anggota TNI untuk mampu mengikuti perkembangan teknologi dan tidak menjadi korban kemajuan jaman atau terlena dalam perkembangan jaman. 

Hal itu ditegaskan oleh Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. yang dibacakan Pasuslambangja Wing Udara 1  Letnan Kolonel (Letkol) Laut (P) Benny Purwoko saat menjadi Inspektur Upacara di Mako Wing Udara 1 Jl. Nusantara Km 12 Tanjungpinang Kepulaun Riau, Rabu (17/7).

Menurut amanat panglima yang dibacakan Letkol Laut (P) Benny Purwoko, masalah kedepan menuntut TNI memiliki personel dan satuan yang adaptif. TNI tidak boleh terlena dengan berbagai kemajuan teknologi dan harus dapat mengeksploitasinya demi kemajuan TNI tidak lagi dapat bersikap tertutup. Tidak boleh tertutup dari segala perubahan dan kemajuan yang ada. 

“Untuk itü setiap komandan satuan bertanggung jawab untuk meningkatkan kemampuan dan wawasan anggotanya,” tegasnya mengingatkan.

Perwira  Khusus Keselamatan Penerbangan dan Kerja (Pasuslambangja) Wing Udara 1 menyebutkan TNI harus memelihara dan memperkuat persatuan dan kesatuan Bangsa. 

“Persatuan dan kesatuan merupakan modal utama bangsa Indonesia, mengingat ke-Bhinneka-an yang kita miliki. Tidak salah bila para pendiri Negara ini menetapkan Bhineka Tunggal Ika sebagai semboyan Bangsa Indonesia,” katanya sambil membaca teks amanat panglima.

Sebagai alat pertahanan negara, sambungnya, TNI membutuhkan prajurit-prajurit yang profesional. Dan  profesionalisme itü hanya akan bisa dicapai bila setiap prajurit terdidik dan terlatih dengan baik. Terdidik dan terlatih untuk melaksanakan setiap tugas yang menjadi tanggung jawabnya. Terlebih tantangan yang akan kita hadapi di masa mendatang akan semakin kompleks.” jelas sebutnya.

Oleh karena itü, lanjut Panglima TNI, setiap Dansat harus terlebih dahulu memiliki kemampuan yang tinggi dan wawasan yang luas agar dapat mengarahkan dengan baik. 

“Waspadai upaya memecah belah, radikalisasi, maupun dampak negatif lainnya dari perkembangan lingkungan yang ada” tegasnya.

Dalam upacara tersebut diikuti juga oleh pasukan upacara dari Lantamal IV, RSAL Midiyanto S, Wing udara 1 , Lanudal TPI, dan Yonmarhanlan IV Tanjungpinang. (Jek)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here