Praktik di Lapangan Lebih Lama

0
1233
PRAKTIK: Siswa SMKN 3 Tanjungpinang saat praktik Teknik Otomasi Industri. f-istimewa

SMK Menempuh Pendidikan 4 Tahun

Tanjungpinang – Jurusan Teknik Otomasi Industri (TOI) di SMKN 3 Tanjungpinang mulai tahun ajaran baru 2017/2018 atau tepatnya Juni mendatang akan melaksanakan proses belajar selama empat tahun. Berbeda dengan priode sebelumnya yang masih tiga tahun.

Kepala SMKN 3 Tanjungpinang, Jumadi menuturkan, ada 10 jurusan di sekolah yang dipimpinya. Namun sesuai ketentuan dari pusat, hanya jurusan TOI yang menerapkan masa belajar empat tahun kedepannya.

Sembilan jurusan lain yaitu Teknik konstruksi batu dan beton, teknik gambar bangunan, teknik permesinan, teknik pengelasan, teknik eletronika industri, teknik audio vidio, teknik intalasi pemanfaatan tenaga listrik, teknik kendaraan rinfan dan sepeda motor masih tetap tiga tahun.

Baca Juga :  Acaranya Sepekan, Bertabur Hadiah

Penerapan ini dinilai ada baiknya, ini artinya siswa akan mengikuti praktik kerja di lapangan lebih lama dari siswa yang masa belajarnya tiga tahun.

”Praktik kerja siswa di lapangan antara enam bulan sampai satu tahun. Ini akan lebih baik, meskipun saya belum terima petunjuk teknisnya,” ujarnya kepada Tanjungpinang Pos, belum lama ini.

Ia menilai jika siswa praktik di lapangan lebih lama, maka ilmu yang diserap terkait bidang dipejari akan lebih banyak. Dengan kurikulum tiga tahun, siswa menjalankan praktik di lapangan hanya sekitar 6 bulan.

Baca Juga :  PGRI Perjuangkan TPG Melekat Bersama Gaji

Ia mengakui hanya baru menerima spektrumnya. Hanya itu belum mencakup keseluruhan penerapannya.

Dua jurusan di SMKN 2 Tanjungpinang juga akan menerapkan pendidikan empat tahun. Yaitu jurasan Spa and Beauty dan Fashion and Design.

”Kalau tidak ada halangan pada tahun ajaran baru nanti kami sudah menerapkan kurikulum empat tahun,” tuturnya.

Kepala Bidang Sekolah Menengah Kejuruan Provinsi Kepri, Dr Muhammad Dali menuturkan siswa belajar empat tahun di SMK akan menghasilkan skill atau keahlian yang lebih optimal.

”Siswa SMK yang menerima pendidikan empat tahun setelah lulus setara dengan D1,” kata Dali.

Baca Juga :  SMPN 6 Menuju Berbasis Seni

Wali Kota Tanjungpinag, Lis Darmansyah mengimbau kepada orang tua siswa untuk tidak cemas atas tambahan masa pendidikan bagi siswa SMK pada jurusan tertentu tersebut.
Ia menyakini, jika ketentuan dari pusat demikian sudah ada kajiannya. Sehingga diyakini akan berguna dalam dunia kerja nantinya.(Desi Liza-Yoan)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here