Pramuka Kumpulkan Rp147 Juta, 742 Koli Barang

0
332
Ketua Kwarda Pramuka Kepri TS Arif Fadillah mengangkat bantuan untuk Palu yang dikumpulkan Pramuka, kemarin. f-istimewa

DOMPAK – Ketua Kwarda Pramuka Kepri, TS Arif Fadillah mengatakan, Pramuka turut menggalang dana untuk korban gempa dan tsunami Palu, Sigi dan Donggala Sulteng.

Selama dua pekan, dana yang masuk ke rekening Kwarda Pramuka Kepri sekitar Rp147 juta. Jumlah ini belum termasuk dana yang digalang pangkalan Pramuka sekolah-sekolah dan kabupaten/kota di Kepri.

Arif sendiri turut melakukan penggalangan dana di lapangan dan mengecek proses packing barang-barang yang berhasil dikumpulkan di tengah-tengah masyarakat. Humas Kwarda Pramuka Kepri, Sardison menambahkan, sebagian dana yang digalang Pramuka sudah diserahkan ke Pemprov Kepri untuk selanjutnya dikirim ke Sulteng.

Selain bentuk uang, Pramuka juga berhasil mengumpulkan barang sebanyak 742 koli yang sudah dipacking dan siap kirim. Bantuan ini dikumpulkan di berbagai titik di tengah-tengah masyarakat.

”Ya, turun ke jalan, depan toko-toko, pasar. Ada juga yang dikumpulkan di pangkalan Pramuka di sekolah-sekolah,” jelas Sardison, kemarin.

Penggalangan dana untuk korban bencana di Sulteng masih terus dilakukan. Sesuai arahan Gubernur Kepri H Nurdin Basirun, bantuan tetap dikumpulkan untuk warga Sulteng.

”Pramuka turut merasakan duka yang dialami saudara-saudara kita yang ditimpa musibah di Sulawesi Tengah. Kita senasib sepenanggungan di nusantara ini. Kita doakan semoga keadaan di sana cepat pulih,” harapnya.

Hingga saat ini, dana yang sudah masuk ke Pemprov Kepri dari berbagai elemen masyarakat sekitar Rp1,228 miliar. Jumlah itu di luar sumbangan lain yang diterima berbagai posko di Kepri.

Gubernur kembali meminta agar kotak bantuan diedarkan lagi untuk menambah jumlah bantuan yang sudah terkumpul. Dan pada kesempatan ini Nurdin mengawalinya dengan menyumbang sebesar Rp10 juta.

”Negeri kita sedang diuji dengan bencana. Tangisan para korban adalah duka kita semua. Bagi bapak dan ibu yang kemarin dan hari ini menyumbang banyak dan ikhlas tentu lebih baik. Berapapun bantuan yang kita kumpulkan ini semoga bisa meringankan beban saudara-saudara kita di Palu, Sigi dan Donggala yang sedang ditimpa musibah gempa dan tsunami,” kata Nurdin.

Setelah dana yang terkumpul selama ini dikirim, Nurdin mengatakan jika penggalangan dana tetap boleh dilaksanakan, selama masyarakat di Palu masih membutuhkan. (mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here