Presiden Janji Perbaiki Ekonomi Kepri

0
542
BERSALAMAN: Gubernur Kepri H Nurdin Basirun beralaman dengan Presiden RI Joko Widodo di KBRI Singapura, Rabu (6/9) malam. f-istimewa/humas pemprov kepri

BATAM – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) memberi harapan baru bagi masyarakat Kepri. Jokowi berjanji akan menuntaskan permasalahan di Kepri khususnya di Batam.
Harapan itu disampaikan Jokowi kepada Gubernur Kepri H Nurdin Basirun saat berbincang dengan Presiden di KBRI Singapura, Rabu (6/9) malam.

Hal ini setelah Presiden menegaskan segera menuntaskan permasalahan Batam agar investasi kembali semakin meningkat. ”Segera saya selesaikan. Supaya investasi di Batam benar-benar pulih,” kata Nurdin meniru ucapan Presiden Jokowi, saat tiba di Pelabuhan Sekupang, Batam, Kamis (7/9) pagi.

Nurdin memang menghadiri Temu Kangen Presiden RI dan Ibu Negara di KBRI Singapura. Nurdin berbincang menjelang Presiden kembali ke hotel usai acara tersebut. Di awal perbincangan sambil berdiri itu, sebelum Nurdin melaporkan perkembangan Kepri, dirinya langsung mendapat pertanyaan dari Jokowi. ”Pak Gub, Batam masih begitu juga? kata Nurdin kembali menirukan pertanyaan Presiden.

Upaya pemulihan kembali perekonomian Kepri, khususnya Batam terus dilakukan Gubernur. Selain berkoordinasi dengan Jakarta, Nurdin juga terus mengajak investor berinvestasi di Kepri. Kepada Presiden, Nurdin memang selalu melaporkan perkembangan Kepulauan Riau. Nurdin juga berkali-kali menemui sejumlah menteri terkait agar ekonomi Kepri kembali melambung seperti dulu lagi.

Malah kepada pihak asing, Gubernur juga melakukan hal yang sama. Pada akhir Agustus, Gubernur bertemu Beh Swan Gin, Chairman Singapore Economic Development Board (EDB). Singapura saat itu menegaskan bahwa Kepulauan Riau sangat penting bagi negara pulau tersebut. Apalagi Singapura dan Kepri sangat dekat dalam berbagai hal. Kepri tetap menjadi tujuan utama investasi Singapura. ”Tak ada daerah lain yang diprioritaskan seperti Kepri,” kata Beh, saat itu.

Kepada pihak Jepang, Nurdin juga menegaskan hal yang sama. Kemudahan-kemudahan harus diberikan untuk investasi baru, sesuai komitmen pemerintah. Gubernur berharap kunjungan Presiden ke Singapura sempena 50 tahun persahabatan kedua negara semakin meningkatkan investasi di Kepri. Apalagi sejumlah CEO hadir dalam Singapore-Indonesia Investment Forum. ”Kita tetap berupaya investasi semakin banyak masuk ke Kepri,” kata Nurdin.

Dalam kunjungan ini, setidaknya ada empat isu yang akan dibahas, yaitu investasi, pariwisata, energi dan ekonomi digital. Sebagai daerah yang berbatasan langsung dengan Singapura, Kepri memiliki keempat potensi itu. (mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here